Joki Lalu Lintas Kini jadi Supeltas, Bantu Polres Bogor Ciptakan Kelancaran Lalu Lintas di Kawasan Puncak

Sebanyak 60 joki lalu lintas di kawasan Puncak direkrut dan dilatih menjadi sukarelawan pembantu lalu lintas (Supeltas).

Joki Lalu Lintas Kini jadi Supeltas, Bantu Polres Bogor Ciptakan Kelancaran Lalu Lintas di Kawasan Puncak
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, joki lalu lintas yang dulu menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas diubah menjadi pembantu kelancaran lalu lintas. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 60 joki lalu lintas di kawasan Puncak direkrut dan dilatih menjadi sukarelawan pembantu lalu lintas (Supeltas).

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, joki lalu lintas yang dulu menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas diubah menjadi pembantu kelancaran lalu lintas.

"Kami sudah melakukan perekrutan 60 joki dan diberikan rompi kuning dan topi biru, lalu namanya berganti menjadi Supeltas," kata Wikha, Kamis 18 Desember 2025

Wikha menuturkan, Supeltas dilatih penanganan kecelakaan lalu lintas, pengaturan lalu lintas dan komitmen anti pungutan liar (pungli).

"Pelatihan pengaturan lalu lintas khususnya penanganan kecelakaan lalu lintas itu sangat penting, karena situasi gawat darurat bisa kapan pun terjadi. Mereka pun menandatangani fakta integritas, dan tidak akan melakukan pungli. Kalau itu terjadi, kami akan tindak, lalu tugas mereka diisi relawan lainnya," tutur AKBP Wikha Ardilestanto.

Ia menjelaskan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor mendukung inisiatif Polda Jawa Barat dan Polres Bogor, dengan memberikan honor dan makan untuk para Supeltas.

"Bagaimanapun kalau Kawasan Puncak macet dan terkena isu Pungli maka objek wisata dirugikan, oleh karena itu mereka memberikan bantuan berupa makanan dan honor untuk 60 Supeltas," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani