Judi Online Makin Ganas, Susi Pudjiastuti Desak Prabowo agar Bertindak Tegas

Susi menyampaikan keprihatinan mendalam atas dampak sosial yang ditimbulkan oleh praktik judi online yang makin marak di Indonesia. 

Judi Online Makin Ganas, Susi Pudjiastuti Desak Prabowo agar Bertindak Tegas
Susi Pudjiastuti Desak Prabowo agar Bertindak Tegas tehadap praktik judi online

INILAHKORAN - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, angkat suara terkait dugaan keterlibatan pengusaha dan politisi asal Indonesia dalam bisnis judi online di Kamboja. 

Isu ini mencuat usai hasil investigasi Majalah Tempo dipublikasikan dan dibahas dalam siniar Bocor Alus Politik.

Lewat akun media sosialnya, Susi menyampaikan keprihatinan mendalam atas dampak sosial yang ditimbulkan oleh praktik judi online yang makin marak di Indonesia. 

Susi secara langsung menyentil Presiden Prabowo Subianto agar segera mengambil langkah tegas.

“Pak Presiden @Prabowo, ketegasan Bapak sangat diperlukan dalam persoalan ini,” tulis Susi, dikutip pada Senin 7 April 2025.

Susi menceritakan pengalaman pribadi dari lingkungan sekitarnya yang menjadi korban dampak judi online. Ia menyebut seorang kenalannya, Bu Isah, seorang penjual ikan yang dikenal pekerja keras, kehilangan seluruh hartanya karena anaknya kecanduan judi online.

“Bu Isah dulu pekerja keras, tangannya penuh gelang emas, kalungnya tebal. Tapi anak lelakinya main judi online. Menang satu dua kali, lalu kalah terus-terusan, sampai semua harta ibunya habis,” ungkap Susi.

Tak hanya kehilangan harta, Susi menyebut Bu Isah kini menderita stres berat dan tak mampu bekerja lagi. Kisah serupa, lanjut Susi, banyak terjadi di kampung halamannya.

“Dia sekarang tidak bisa kerja lagi karena stres, bahkan bisa dibilang gangguan jiwa. Dan cerita seperti ini bukan hanya satu, tapi banyak,” tambahnya.

Susi mendesak pemerintah agar tidak menyepelekan dampak destruktif dari judi online yang kian meluas, karena telah merusak kehidupan masyarakat kelas bawah hingga menimbulkan beban sosial baru.


Editor : Firda Rachmawati