Karang Taruna Bogor Gelar Pelatihan Media untuk Pengurus Kecamatan
Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pelatihan media bagi pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pelatihan media bagi pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 40 Kecamatan, dengan masing-masing Kecamatan mengirimkan dua orang peserta.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan mengatakan pelatihan media tersebut merupakan salah satu hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Bogor.
Heri Gunawan menuturkan, kegiatan ini lahir dari kebutuhan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pemuda di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.
“Kegiatan pelatihan media ini adalah salah satu hasil Rakerda Kabupaten Bogor. Kita membangun kegiatan ini dari tantangan pemuda di era digital, sehingga pemuda perlu beradaptasi,” tutur Heri Gunawan kepada wartawan, Minggu, (6/9/2026).
Pria yang juga anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bogor itu menerangkan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting bagi pemuda, khususnya pengurus Karang Taruna.
Perkembangan teknologi dan media digital yang begitu cepat menuntut organisasi kepemudaan untuk mampu mengikuti perubahan zaman.
Pemuda yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut berpotensi tertinggal. Karena itu, pelatihan media diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengurus Karang Taruna dalam memanfaatkan media sebagai sarana komunikasi, publikasi, sekaligus menyampaikan berbagai kegiatan dan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
“Tidak adaptif maka akan tertinggal. Banyak potensi yang harus di-blow up dengan media,” terangnya.
Ia menilai, setiap Kecamatan memiliki berbagai potensi, kegiatan, kreativitas, maupun program kepemudaan yang layak diketahui masyarakat luas.
Keberadaan media dinilai dapat menjadi sarana strategis untuk mengangkat dan memperkenalkan potensi tersebut.
Heri melanjutkan, publikasi berbagai potensi dan kegiatan kepemudaan melalui media secara tidak langsung dapat membantu Pemkab Bogor dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.
“Pemkab Bogor terbantu dan mengapresiasi kegiatan ini,” lanjutnya.
Ia menambahkan keberhasilan pelatihan tidak hanya dapat dilihat dari terlaksananya kegiatan selama dua hari. Menurutnya, indikator yang lebih penting adalah sejauh mana peserta mampu menerapkan materi yang telah diperoleh setelah pelatihan.
"Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini yaitu mampu melahirkan pengurus Karang Taruna di tingkat Kecamatan yang lebih adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan media untuk mengangkat potensi pemuda serta wilayahnya masing-masing," tambahnya.***
Editor : JakaPermana

