Karhutla di Tarakan Bakar Lapisan Batu Bara Bawah Tanah, Kebakaran Capai 1 Hektare
Karhutla dekat Universitas Borneo Tarakan bakar 1 ha lapisan batu bara bawah tanah. Api sulit dipadamkan dan memicu tanah ambles
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar area Universitas Borneo Tarakan (UBT), Kalimantan Utara, memicu kondisi darurat baru.
Kebakaran tersebut tidak hanya melahap vegetasi di permukaan, tetapi juga merembet dan membakar lapisan batu bara yang berada di bawah tanah.
Hingga Senin 24 Agustus 2026, asap tebal dan bara api dilaporkan masih terus keluar dari sejumlah lubang rongga tanah di lokasi kejadian.
Dalam unggahan di akun TikTok @viralin.aja123, bara api terlihat di dalam lubang yang cukup besar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mencatat bahwa luas area lapisan batu bara bawah tanah yang terbakar saat ini telah mencapai sekitar satu hektare.
Proses pemadaman menghadapi kendala besar karena keberadaan bara di dalam rongga tanah (ground fire) membuat api sulit dijangkau dan dipadamkan secara total.
Selain memicu polusi udara, fenomena terbakarnya batu bara di bawah tanah ini juga sangat diwaspadai karena berpotensi menyebabkan tanah ambles di kawasan sekitar lokasi kejadian.
Editor : Firda Rachmawati

