Karyawan Lahirkan Anak Kembar, Elon Musk Ayahnya

Anak kembar Elon Musk tersebut lahir pada 2021 lalu, tepatnya Shivon Zilis dikabarkan melahirkan pada November 2021.

Karyawan Lahirkan Anak Kembar, Elon Musk Ayahnya
Karyawan Lahirkan Anak Kembar, Elon Musk Ayahnya

INILAH KORAN, Bandung – Manusia terkaya di Bumi, Elon Musk belum lama ini dikaruniai anak kembar yang lahari dari rahim karyawannya sendiri.

Ya, anak kembar itu lahir dari Shivon Zilis yang merupakan petinggi di perusahaan kecerdasan buatan Musk Neuralink milik Elon Musk.

Anak kembar Elon Musk tersebut lahir pada 2021 lalu, tepatnya Shivon Zilis dikabarkan melahirkan pada November 2021.

Baca Juga: Mark Tuan Beri Pengumuman, Bakal Tur di Amerika Utara Bulan Ini

Zilis adalah wanita 36 tahun yang lahir di Kanada dan belajar ekonomi serta filosofi di Yale sebelum bekerja di IBM dan Bloomberg Beta.

Dia dianggap sebagai bintang baru di dunia kecerdasan buatan dan masuk daftar 30 Under 30 Forbes dan 35 Under 35 LinkedIn.

Dikutip dari Antara miliknya, Zilis bekerja sebagai director of operations and special projects di Neuralink, perusahaan milik Musk.

Baca Juga: Spoiler Jinxed at First Episode 8 : Seul Bi Serahkan Diri ke Hotel Geumhwa? Sosok Ini Emosi

Dia mulai bekerja di perusahaan itu pada Mei 2017. Musk punya beberapa perusahaan, termasuk perusahaan mobil elektrik Tesla dan perusahaan perjalanan luar angkasa SpaceX.

Atas kelahiran anak kembar itu, Elon Musk dan Zilis mengajukan permohonan untuk mengganti nama bayi kembar mereka.

Pengajuan itu dilakukan agar anak kembar itu memiliki nama belakang ayah dan nama belakang ibunya sebagai bagian dari nama tengah mereka.

Permohonan itu diajukan di Austin, Texas, tempat bayi kembar itu lahir, dan telah disetujui hakim.

Pria terkaya di dunia ini kini punya sembilan anak yang diketahui publik, termasuk lima anak dari istri pertamanya Justine Musk, dua anak dari penyanyi Claire Boucher alias Grimes.

Musk dulu pernah mempromosikan peningkatan angka kelahiran, mengatakan "peradaban akan runtuh" jika orang tidak memiliki lebih banyak anak. Maksud saya, saya melakukan tugas saya haha,” tulisnya baru-baru ini di Twitter mengenai penurunan angka kelahiran di AS.***


Editor : inilahkoran