Kasus Covid-19 di Garut Turun, Disiplin Prokes Mulai pun Menurun
Kasus aktif Covid-19 Kabupaten Garut kembali menurun hanya tersisa 26 kasus, Minggu 4 Oktober 2021. Namun, kini disiplin prokes pun turun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali menurun menjadi tersisa 26 kasus, Minggu 4 Oktober 2021.
Sebanyak tujuh kasus di antaranya masih dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya 19 kasus menjalani isolasi mandiri.
Sehari sebelumnya, kasus aktif Covid-19 di Garut mencapai sebanyak 29 kasus dengan sebanyak tujuh kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit dan sebanyak 22 kasus isolasi mandiri.
Kasus aktif Covid-19 adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dkurangi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Baca Juga: Nestapa PKL Siliwangi Garut Dihantam Pandemi Covid-19
Akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut sendiri, berdasarkan keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin mencapai sebanyak 24.681 orang.
Terdapat penambahan satu kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari jumlah sehari sebelumnya yang mencapai sebanyak 24.681 orang.
Pasien positif tersebut yakni laki-laki (KC-24681) usia 38 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul. Dia terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR.
Baca Juga: Pura-pura Bertamu, Lalu Curi Sepeda Mahal, Pria Ini Diringkus di Garut
Dilaporkan, terdapat pula penambahan sebanyak empat pasien positif Covid-19 selesai pemantauan isolasinya. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi sebanyak 23.485 orang. Persentasenya mencapai sekitar 95,15 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 24.681 orang.
Tidak ada penambahan volume harian kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Akumulasi pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia masih tetap sebanyak 1.170 orang. Atau sekitar 4,74 persen dari total pasien positif sebanyak 24.681 orang.
Seiring terus menurunnya kasus Covid-19, tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di lapangan terindikasi mengalami pelonggaran. Termasuk mengenai pemakaian masker dan penjagaan jarak.
Baca Juga: Sepekan Terakhir, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Turun, tapi Diwarnai Tiga Positif Meninggal
Berdasarkan pantauan, di sejumlah titik keramaian dan kerumunan sebagian tak mengenakan masker, atau memakai masker dengan asal-asalan. Begitu pula yang berlalu lalang dengan kendaraan.
Prokes angkutan umum penumpang semisal angkutan kota dan delman pun tampak longgar. Tak ada lagi pembatasan kapasitas memuat penumpang.
Padahal pemerintah terus mengingatkan agar tetap berdisiplin menjaga protokol kesehatan dan tidak lengah di tengah terus menurunnya kasus Covid-19. Sebab, Covid-19 dengan berbagai variannya diyakini masih mengancam. (zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


