Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19

Sempat beberapa hari tidak ada pasien positif Covid-19 dirawat, kini rumah sakit di Garut kembali merawat pasien kasus Covid-19.

Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19
Sempat beberapa hari tidak ada pasien positif Covid-19 dirawat, kini rumah sakit di Garut kembali merawat pasien kasus Covid-19.

INILAHKORAN, Garut - Sempat beberapa hari tidak ada pasien positif Covid-19 dirawat, kini rumah sakit di Garut kembali merawat pasien kasus Covid-19.

Penambahan jumlah pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Garut terjadi menyusul adanya penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif bergejala cukup berat dalam sepekan terakhir.

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, hingga 24 November 2021, ada sebanyak empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 diisolasi dalam perawatan rumah sakit.

Baca Juga: Ini Alasan Pria Garut 19 Detik, Unggah Video Syur di Akun Instagram

Keempat pasien merupakan bagian dari kasus aktif Covid-19 di Garut yang mencapai sebanyak 17 kasus. Selebihnya sebanyak 13 kasus menjalani isolasi mandiri.

Kasus Covid-19 di Garut sendiri berfluktuatif dengan kecenderungan naik pada sepekan terakhir.

Ada penambahan sebanyak tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan RT PCR. Sehingga membuat akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 24.763 orang.

Baca Juga: Kursi Roda Khusus untuk Dewi dan Putri, Anak Kembar Siam Asal Garut

Ketiganya, yaitu laki-laki (KC-24761) usia 77 tahun, laki-laki (KC-24762) usia 59 tahun dari Kecamatan Cisompet, dan perempuan (KC- 24763 LK) usia 46 tahun dari Kecamatan Selaawi.

Tidak ada penambahan kasus pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 maupun terpapar Covid-19 meninggal dunia.

Akumulasi pasien dinyatakan sembuh tetap sebanyak 23.574 orang, dan pasien positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak 1.172 orang.

Baca Juga: Video Syur 19 Detik Garut: Ini Fakta-fakta Mengejutkan dari Sosok AS si Pemeran Pria

Muksin menyebutkan, perkembangan kasus Covid-19 tersebut membuat kewaspadaan akan potensi penularan Covid-19 mesti semakin ditingkatkan. Pun kedisiplinan akan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Terutama berkaitan penggunaan masker secara benar, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan mengurangi mobilitas.

Masyarakat diimbau tidak boleh lengah dan kendor, apalagi menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru. Meskipun, jumlah warga yang divaksin Covid-19 terus meningkat. (Zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran