Kasus Positif Covid 19 di Kota Bogor Terus Pecahkan Rekor, Bima Arya Tak Kaget...

Wali Kota Bima Arya tak kaget kasus positif Covid 19 di Kota Bogor terus pecahkan rekor. Dia sudah menduga sebelumnya.

Kasus Positif Covid 19 di Kota Bogor Terus Pecahkan Rekor, Bima Arya Tak Kaget...
Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku tak kaget dengan penambahan kasus Covid 19 yang terus pecahkan rekor.

INILAHKORAN, Bandung- Angka penyebaran Covid 19 di Kota Bogor terus memecahkan rekor. Apa reaksi Wali Kota Bima Arya?

Ternyata, Bima Arya tak kaget dengan jumlah kasus Covid 19 di Kota Bogor yang terus pecahkan rekor.

Menurut Bima Arya, melonjaknya angka kasus Positif Covid 19 di Kota Bogor sudah dia prediksi sebelumnya.

Baca Juga: Uncharted Rajai Box Office Amerika Usai Raup Rp633 Miliar, Berkat Duet Tom Holland dan Mark Wahlberg

Seperti diketahui, angka penambahan kasus positif Covid 19 Kota Bogor kembali mencatatkan rekor pada Minggu 20 Februari 2022. Tercatat ada sebanyak 1.177 kasus positif baru di Kota Bogor.

"Sudah pernah saya sampaikan bahwa kasus akan terus naik. Kemungkinan sampai pertengahan Maret 2022. Tetapi sebagian besar gejala ringan," ungkap Bima melalui pesan WhatsApp kepada INILAHKORAN, Senin 21 Februari 2022 pagi WIB.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Senin 21 Februari 2022: Mici Trauma, Tak Mau Buat Program Hamil Lagi?

Bima melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya, memperkuat pengawasan pasien Isolasi Mandiri (Isoman) oleh aparat wilayah serta Puskesmas setempat.

"Langkah kami, konversi tempat tidur ke angka maksimal 1300 TT, akselerasi vaksin dan booster, lalu tingkatkan pengawasan isoman di wilayah oleh RT, RW dan Lurah serta Puskesmas," terangnya.

Bima menegaskan, meski penambahan kasus mencapai 1.177, angka Bed Occupancy Rate (BOR) masih terkendali di angka 45 persen.

Baca Juga: WHO Rilis Peringkat Negara dengan Kasus Covid 19 Tertinggi, Indonesia Nomor Berapa?

"Angka BOR masih terkendali," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno memaparkan, penambahan kasus konfirmasi hari Minggu 20 Februari 2022 kemarin sebanyak 1.177.

Lalu untuk kasus selesai isolasi/sembuh berada diangka 614 orang.

"Sehingga total kasus konfirmasi positif hingga Senin (21/2/2022) sebanyak 50.393 kasus. Kasus aktif masih sakit saat ini 9.469 dan total kasus selesai Isolasi/sembuh 40.393, juga angka meninggal masih berada diangka 531 orang," ungkap Retno.

Baca Juga: Selain Jadi Syarat Layanan Publik, Petani hingga Nelayan Juga Wajib Jadi Peserta Aktif BPJS Kesehatan

Retno juga menyampaikan, ada tiga penyebab penambahan kasus positif Covid 19 perhari di Kota Bogor menjadi diatas 1.000 kasus.

Pertama Covid19 varian omnicron lima kali lebih cepat menular dari pada varian lainnya.

Lalu,  masih tingginya mobilitas warga dan kurang disiplinnya masyarakat menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca Juga: Dulu Pasangan Sempurna, Brad Pitt Kini Menggugat Angelina Jolie Gara-gara Kisruh Saham

"Faktor penyebabnya itu jenis varian kali ini memang sangat mudah menular atau omicron 5 kali lebih cepat menular, mobilitas warga yang tinggi dan kurang disiplin Prokes," ungkap Retno.***(Rizki mauludi)

 


Editor : inilahkoran