Kebakaran Hutan di Kalimantan Ancam Keberadaan Orang Utan

Kebakaran hutan (Karhutla) saat musim kemarau tahun ini mengancam kondisi orang utan yang ada di kawasan konservasi

Kebakaran Hutan di Kalimantan Ancam Keberadaan Orang Utan
Kawanan orang utan tampak bermain di bekas kayu yang terbkar akibat Karhutla. net

INILAHKORAN.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menerjang Kalimantan Barat kini mengancam puluhan Orang Utan yang sedang menjalani masa rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi YIARI, Ketapang.

Kondisi cuaca ekstrem tanpa hujan selama kurun waktu 40 hari terakhir, disertai angin kencang, memicu api merambat cepat. Hanya dalam hitungan hari, pergerakan titik api yang semula berjarak satu kilometer melompat hingga mendekati kompleks dalam jarak sekitar 100 meter.

Guna mencegah dampak fatal pada satwa langka tersebut, pengelola YIARI mengambil langkah darurat dengan merelokasi sekitar 60 ekor orangutan ke kandang di bagian tengah pusat rehabilitasi yang dinilai lebih aman dari paparan asap dan paparan panas api.

Seperti dikutip dari The Guardian, petugas gabungan bersama tim pemadam Kebakaran harus berjuang hingga dini hari untuk melokalisasi pergerakan api. Pemerintah pun telah menurunkan armada pesawat untuk membantu proses pemadaman dari udara (water bombing).

Meski situasi saat ini dilaporkan relatif terkendali dan seluruh satwa dalam kondisi aman, ancaman baru muncul dari memburuknya kualitas udara akibat asap tebal. 

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat puncak musim Kebakaran diprediksi baru akan terjadi pada September hingga Oktober mendatang.


Editor : Ahmad Sayuti