Keju dan Kesejahteraan Mental, Rahasia Umur Panjang Hidup Lebih Sehat Terungkap
Sebuah penelitian genetik besar terbaru menunjukkan bahwa orang yang memiliki kesehatan mental yang baik cenderung memiliki umur yang lebih panjang dan hidup yang lebih sehat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebuah penelitian genetik besar terbaru menunjukkan bahwa orang yang memiliki kesehatan mental yang baik cenderung memiliki umur yang lebih panjang dan hidup yang lebih sehat.
Selain itu, kebiasaan gaya hidup tertentu, seperti konsumsi keju yang lebih banyak, ternyata juga bisa berkontribusi pada efek tersebut. Namun, penelitian ini lebih dari sekadar menunjukkan bahwa makanan dapat memengaruhi kebahagiaan Anda.
Peneliti di China tidak hanya meneliti gen dari jutaan orang Eropa untuk menunjukkan bahwa keju Gouda (keju asal Belanda) bermanfaat, tetapi juga menemukan hasil yang sangat menarik.
Menurut Science Alert, penelitian observasional sebelumnya telah menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat memengaruhi proses penuaan lebih signifikan daripada kebiasaan merokok.
Dari delapan dataset populasi berbeda di Eropa, yang masing-masing mencakup antara 38.000 hingga 2,4 juta orang, peneliti menemukan indikasi bahwa kesejahteraan mental yang lebih baik—yang diukur melalui kepuasan hidup, suasana hati, neurotisisme, dan gejala depresi—dapat berkontribusi pada kehidupan yang lebih lama dan sehat.
"Penelitian kami memberikan bukti menjanjikan bahwa peningkatan kesejahteraan mental adalah kunci untuk penuaan yang sehat, terlepas dari status sosial ekonomi," kata penulis studi.
Dengan memfokuskan perhatian pada 33 individu dari dataset Eropa, tim peneliti menyelidiki faktor-faktor yang mungkin menjembatani hubungan antara kesejahteraan mental dan penuaan yang sehat.
Faktor-faktor tersebut termasuk gaya hidup seperti merokok, perilaku seperti penggunaan obat, faktor fisik seperti massa otot, dan penyakit seperti diabetes dan kanker.
Di sinilah peran keju menjadi signifikan. Dari 33 orang yang diteliti, mereka yang mengonsumsi lebih banyak keju dan buah menunjukkan nilai kesehatan mental yang lebih baik.
Selain itu, konsumsi keju memberikan dampak positif sebesar 3,67 persen pada kesehatan dan umur. Sebagai perbandingan, merokok berdampak negatif sebesar 4,56 persen terhadap faktor penuaan, sementara makan buah memberikan dampak positif sebesar 1,96 persen.
Editor : Firda Rachmawati

