Kekeringan Capai 53,6 Persen Wilayah Tasikmalaya, BPBD Salurkan 1,03 Juta Liter Air
Kekeringan di Kota Tasikmalaya mencapai 53,6 persen wilayah. BPBD telah menyalurkan 1,03 juta liter air bersih kepada 50.673 jiwa terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – kekeringan di Kota Tasikmalaya semakin meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya per 9 September 2026, sebanyak 37 dari 69 kelurahan telah terdampak kekeringan.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan pasokan air bersih terus meningkat. Hingga kini, BPBD Kota Tasikmalaya telah mendistribusikan sebanyak 1.033.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.
Bantuan tersebut telah menyasar 15.670 kepala keluarga (KK) atau 50.673 jiwa. Penyaluran dilakukan sebanyak 231 kali pengiriman atau rit ke 123 titik lokasi yang tersebar di wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova mengatakan, permintaan pasokan air bersih dari masyarakat hingga kini masih terus berdatangan.
"Penyaluran dilakukan sebanyak 231 kali/rit pengiriman di 123 titik lokasi," kata Budi, Kamis (10/9/2026).
"Total volume air yang sudah didistribusikan mencapai 1.033.000 liter," lanjutnya.
Dari total 69 kelurahan yang ada di Kota Tasikmalaya, sebanyak 37 kelurahan di antaranya terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.
"Artinya, jika dipersentasekan kekeringan di kota tasik sudah tembus sekitar 53,6 persen wilayah," ujar Budi.
Kecamatan Kawalu menjadi wilayah dengan penyaluran air bersih terbanyak. Sebanyak 55 rit air telah dikirim ke tujuh kelurahan dengan total 32 titik.
Kelurahan Karanganyar menjadi salah satu titik dengan penyaluran terbanyak, yakni 23 kali pengiriman ke 11 titik.
Selanjutnya, Kecamatan Purbaratu mencatat 53 kali pengiriman ke enam kelurahan. Di wilayah tersebut, Kelurahan Singkup menerima penyaluran terbanyak, yakni 24 rit yang tersebar di delapan titik.
Sementara itu, di Kecamatan Mangkubumi, BPBD telah menyalurkan 51 rit air bersih ke tujuh kelurahan dengan 23 titik. Kelurahan Karikil menerima 22 rit untuk delapan titik, disusul Kelurahan Cigantang sebanyak 11 rit ke empat titik.
Di Kecamatan Tamansari, sebanyak 38 rit air bersih disalurkan ke empat kelurahan. Kelurahan Setiawargi menjadi titik dengan penyaluran terbanyak, yakni 24 rit ke 14 titik pengiriman.
Adapun Kecamatan Cipedes mendapat 11 kali pengiriman ke empat titik di Kelurahan Sukamanah. Kecamatan Cibeureum menerima 10 kali pengiriman ke empat kelurahan.
Kemudian, Kecamatan Bungursari tercatat mendapat lima rit pengiriman ke tiga kelurahan, Kecamatan Indihiang empat rit ke dua kelurahan, Kecamatan Cihideung tiga rit ke dua kelurahan, serta Kecamatan Tawang satu rit pengiriman ke Kelurahan Lengkongsari.
Dalam penanganan kekeringan, BPBD Kota Tasikmalaya juga mendapat dukungan dari berbagai instansi lintas sektor, termasuk perusahaan swasta dan organisasi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan banyak terimakasih, sehingga kita bisa terus bersinergi bahu-membahu membantu meringankan beban warga," kata Budi.
Editor : Ahmad Sayuti

