Kekeringan Meluas di Karawang, PHE ONWJ Perluas Distribusi Air Bersih ke 15 Desa
PHE ONWJ menyalurkan 92 ribu liter air bersih ke 15 desa di Karawang yang terdampak kekeringan serta menyiapkan solusi jangka panjang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menyalurkan 92 ribu liter air bersih kepada warga di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan secara bertahap mulai 20 hingga 31 Agustus 2026. Sebelumnya, bantuan ditujukan untuk 11 desa yang tersebar di lima kecamatan. Namun, seiring meluasnya wilayah terdampak, distribusi air bersih kini diperluas untuk menjangkau masyarakat di 15 desa.
Manager Communication, Relation CID Pertamina Regional Jawa, Pinto Budi Bowo, mengatakan perluasan distribusi dilakukan karena jumlah desa yang mengalami kekeringan terus bertambah.
“Sebelumnya kiriman air bersih dari PHE ONWJ untuk 11 desa yang dilanda kekeringan. Namun karena terjadi perluasan desa yang kekeringan menjadi 15 desa maka pendistribusian air bersih kami perluas. Semoga bantuan kita ini bermanfaat bagi warga yang dilanda musibah kekeringan,” kata Pinto, Rabu (26/8/2026).
PHE ONWJ Siapkan Solusi Jangka Panjang
Pinto mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional PHE ONWJ.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau panjang.
Selain bantuan darurat, PHE ONWJ juga menyiapkan sejumlah solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang berulang di sejumlah wilayah Karawang.
Beberapa program yang direncanakan antara lain pengeboran air tanah, pembangunan jaringan pipanisasi, serta pembuatan sumur resapan.
“Kami menyadari betul dampak serius dari kemarau panjang bagi masyarakat sekitar. Bantuan kami ini semoga membantu meringankan kesulitan mereka,” ujarnya.
PHE ONWJ memastikan distribusi bantuan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
“Air bersih merupakan kebutuhan setiap warga dan kekeringan ini menjadi masalah buat kita. bantuan air bersih merupakan kepedulian kita kepada masyarakat,” kata Pinto.
BPBD Karawang Dorong Penanganan Kekeringan secara Kolaboratif
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna, mengapresiasi bantuan yang diberikan PHE ONWJ.
Menurut Usep, penanganan bencana kekeringan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dengan konsep pentahelix, yakni melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, serta unsur lainnya.
Ia menilai kerja sama antara Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat merupakan langkah positif yang perlu terus dikembangkan.
“Kolaborasi antara Pertamina dengan Pemkab Karawang memberikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan sangat baik dan harus diikuti perusahaan lain,” ujar Usep.
Usep berharap kerja sama penanganan kekeringan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan. Terlebih, PHE ONWJ telah menyiapkan sejumlah program jangka panjang untuk membantu masyarakat yang setiap tahun menghadapi persoalan kekurangan air bersih.
Bantuan 92 ribu liter air bersih tersebut diharapkan menjadi solusi sementara bagi warga terdampak, sembari pemerintah daerah dan pihak terkait menyiapkan infrastruktur air yang lebih permanen.***
Editor : JakaPermana

