Kemendag Dorong Lulusan Metrologi Kembangkan Alat Ukur Dalam Negeri
Kemendag mendorong lulusan metrologi dan instrumentasi mengembangkan alat ukur dalam negeri untuk mendukung kebutuhan pengukuran akurat di sektor perdagangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong lulusan bidang metrologi dan instrumentasi untuk mengembangkan alat ukur dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pengukuran yang akurat dalam aktivitas perdagangan.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, kemampuan membuat alat ukur menjadi salah satu bentuk inovasi yang perlu terus dikembangkan oleh sumber daya manusia (SDM) di bidang metrologi dan instrumentasi.
"Dan sebagian besar juga bahkan mampu membuat alat ukur yang tentu akan terus kita dukung," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (24/9/2026).
Menurut Dyah Roro, kemampuan tersebut menunjukkan lulusan tidak hanya memiliki kompetensi di bidang metrologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia perdagangan.
"Inovasi-inovasi dalam negeri itu sangat-sangat kita dukung dan kita dorong," ujarnya.
Ia mengatakan pengembangan alat ukur juga perlu dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kondisi tersebut menuntut SDM metrologi dan instrumentasi mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.
"Bahwa di sini kita juga sangat menyadari bahwa dengan berkembang pesatnya dunia digital dan juga AI, pada prinsipnya kita harus beradaptasi," katanya.
Menurut Dyah Roro, kemampuan beradaptasi perlu dibarengi dengan pengembangan kompetensi agar SDM mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan di bidang metrologi dan instrumentasi.
Karena itu, Kemendag terus mempersiapkan SDM bidang metrologi dan instrumentasi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menghasilkan inovasi alat ukur yang mendukung kebutuhan perdagangan.
Ia berharap para lulusan dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan untuk mengembangkan berbagai inovasi sekaligus memperkuat kemampuan teknologi pengukuran dalam negeri.
Editor : Ahmad Sayuti

