Kemenekraf Dorong SDM Ekonomi Kreatif Sumedang Go Digital
Kemenekraf menggelar program 'Sumedang Go Digital' untuk meningkatkan kompetensi digital dan daya saing 150 pelaku ekonomi kreatif di Sumedang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kementerian ekonomi kreatif (Kemenekraf) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif (ekraf).
Melalui pelatihan berbasis digital di Kabupaten Sumedang, Kemenekraf berupaya meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memperluas akses pasar mereka.
Menteri ekonomi kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa daerah yang memiliki nilai sejarah dan budaya kuat memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekraf jika didukung oleh inovasi, teknologi, dan kreativitas.
"Daerah yang berpotensi besar dalam ekonomi kreatif adalah daerah dengan akar budaya dan sejarah yang kuat. Jika budaya menjadi hulunya, lalu dipadukan dengan hilirisasi inovasi, teknologi, serta kreativitas, di situlah ekonomi kreatif lahir," ujar Teuku Riefky dalam keterangan resminya di Jakarta seperti dikutip dari antara, Kamis (6/8/2026).
Langkah nyata penguatan SDM ini diwujudkan melalui program "Sumedang Go Digital" yang digelar oleh Pusat Pengembangan SDM (Pusbang SDM) Kemenekraf di Sumedang Creative Center (SCC). Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 150 pegiat ekraf dan kreator konten dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
Menurut Teuku Riefky, Kabupaten Sumedang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM menjadi langkah strategis yang sangat krusial.
\
Menurut Riefky, transformasi digital harus dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana pemasaran, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas SDM, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mendorong inovasi, memperluas kolaborasi, melindungi kekayaan intelektual, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi di 21 subsektor ekonomi kreatif.
"Jawa Barat menjadi salah satu provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif strategis. Karena itu, Kementerian Ekraf akan terus berkolaborasi sehingga ekonomi kreatif Sumedang tidak hanya berkembang di tingkat nasional, tetapi juga mampu mendunia," katanya.
Program "Sumedang Go Digital" yang menjadi proyek percontohan Pusbang SDM Kementerian Ekraf membekali peserta dengan materi strategi mengembangkan usaha, penguatan merek dan posisi produk, pemanfaatan media sosial untuk bisnis, pemasaran digital melalui marketplace, hingga strategi membangun usaha berkelanjutan di era digital.
Selain pelatihan, Menteri Ekraf juga meninjau berbagai fasilitas di Sumedang Creative Center yang menjadi ruang pengembangan talenta kreatif, mulai dari latihan tari, musik, workshop batik, fotografi, arsitektur, hingga aktivitas kolaboratif lintas subsektor.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang Muhammad Fajar Aldila mengapresiasi dukungan Kementerian Ekraf dalam memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif di daerah. Menurutnya, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif sekaligus mengoptimalkan fungsi Sumedang Creative Center sebagai pusat kolaborasi.
Ia berharap pembinaan yang diberikan mampu mendorong pelaku ekonomi kreatif Sumedang menjadi lebih kompetitif, membuka peluang usaha baru, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Ahmad Sayuti


