Kemenhaj Ungkap Pelatihan Petugas Haji Merupakan Bagian dari Proses Seleksi
Kemenhaj menegaskan bahwa pelatihan sebagai petugas Haji meeupakan proses dari seleksi belum menegaskan seseorang jadi petugas Haji.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Chiki Fawzi ramai jadi sorotan usai dirinya curhat tiba-tiba dicopot dari petugas Haji.
Untuk meluruskan permasalah ini, pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), menjelaskan bahwa pelatihan petugas Haji meeupakan bagian dari proses seleksi.
Kemenhaj menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) calon petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang digelar selama sebulan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, merupakan bagian dari seleksi.
Wakil Ketua diklat PPIH Arab Saudi Kolonel (Purn) Muftiono mengatakan, Kemenhaj tidak memberikan perlakuan istimewa kepada siapa pun yang mengikuti diklat.
Menurut Muftiono, perlakuan khusus pada calon petugas Haji justru akan merusak soliditas dan solidaritas tim.
“Sejak hari pertama telah kami sampaikan bahwa diklat ini merupakan bagian dari proses seleksi. Mengikuti diklat tidak serta-merta menjadikan seseorang diangkat sebagai petugas Haji,” jelas Muftiono dilansir dari lamam Antara.
Muftiono menjelaskan, pengelolaan diklat PPIH Arab Saudi dilakukan oleh tim profesional yang terdiri dari unsur Kemenhaj, TNI, dan Polri, dengan penerapan disiplin tinggi.
Dia menyatakan tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jamaah Haji di Arab Saudi.
Bagi peserta yang tidak mampu mengikuti agenda pelatihan secara lengkap, maka dinyatakan akan dikeluarkan dari diklat dan dicopot sebagai petugas Haji.
Dia juga menekankan, hal ini juga berlaku bagi peserta yang tidak jujur, termasuk dalam hal hasil pemeriksaan kesehatan (MCU) maupun persyaratan lainnya.***
Editor : Irma Nurfajri


