Kerusakan Jalan Masih Dikeluhkan Masyarakat Dapil VII
Masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kabupaten Cirebon, masih mengeluhkan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kabupaten Cirebon, masih mengeluhkan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan.
Mereka meminta, status jalannya dibeton dan tidak memakai aspal biasa. Hal itu muncul saat reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, H R Cakra Suseno.
Menurutnya, reses yang dilakukan tersebut berada di beberapa titik. Dia menilai, masyarakat masih banyak yang mengeluhkan masalah jalan rusak dan kondisi jalannya perlu ditingkatkan. Seperti di Desa Karangmangu, Kecamatan Susukanlebak.
"Mereka meminta agar pemda melakukan peningkatan jalan rigid beton, yakni di jalan yang menghubungkan Desa Karangmangu dengan Nagrak," kata Cakra, Senin 23 oktober 2023.
Selain itu, masyarakat setempat juga menyampaikan aspirasinya terkait pembuatan jembatan gantung Karangmangu-Susukanlebak. Ada juga pembuatan sumur dan instalasi untuk air minum serta perbaikan lapangan bola.
"Serta meminta agar ada alih fungsi SDN Inpres yang tidak digunakan untuk dijadikan sarana olahraga," ungkap Cakra.
Menurutnya, selain masyarakat Desa Karangmangu, aspirasi juga disampaikan masyarakat di Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Ada banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat setempat. Kembali, masalah jalan rusak menjadi keluhan utama.
"Mereka meminta agar dilakukan peningkatan jalan yang menghubungkan Sindanglaut dengan Ciawihgajah," ujar Cakra.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan agar adanya destinasi wisata di Desa Panongan. Kemudian perbaikan TPT saluran primer dari Bendung Panongan serta perbaikan jalan antar desa yang merupakan jalan Kabupaten Cirebon. Selain itu, masyarakat juga meminta agar ada penambahan kuota BPNT dan PBI.
"Masyarakat juga meminta agar dibuatkan bendungan Panggeleseran, dan perluasan sarana peribadatan yakni berupa masjid," ungkapnya.
Seperti diketahui, dalam waktu seminggu lalu, seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon dijadwalkan belanja masalah atau menyerap aspirasi di Dapil mereka masing-masing. Reses dilakukan juga sebagai upaya pendekatan anggota dewan terkait banyaknya persoalan di masyarakat. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

