Kesbangpol Kota Bandung Dukung Wujudkan Visi Bandung Utama

Kesbangpol Kota Bandung senantiasa mendukung penuh rencana dan program - program Kota Bandung di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota baru.

Kesbangpol Kota Bandung Dukung Wujudkan Visi Bandung Utama
Kesbangpol Kota Bandung Dukung Wujudkan Visi Bandung Utama

INILAHKORAN, Bandung - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung menyatakan, siap bekerja mendukung visi Kota Kembang 2024-2025 "Bandung Utama".

Visi Bandung Utama yang digaungkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih pada Pilkada 2024, Muhammad Farhan dan Erwin menjadi moto utama dalam membangun Kota Bandung yang lebih baik dalam segala bidang.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan, Kesbangpol Kota Bandung senantiasa mendukung penuh rencana dan program - program Kota Bandung di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota baru.

Menurutnya, Kesbangpol Kota Bandung memiliki kewajiban membantu pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang kesatuan bangsa dan politik.

"Jelas ini akan sangat banyak, kenapa? karena visi Bandung Utama semua itu adalah tugas fungsi Kesbangpol, karena Kesbangpol memiliki tanggung jawab sangat luas," kata Bambang Sukardi, Sabtu 15 Maret 2025.

Selain itu dituturkan ia, Kesbangpol Kota Bandung juga memiliki kewajiban dalam mengawal jalannya roda pemerintahan khususnya di Kota Bandung.

"Jadi ruhnya di sini adalah Kesbangpol mengawal menciptakan Kota Bandung bisa tetap kondusif, nyaman terutama aman buat warga masyarakatnya. Apabila kondisi itu tercipta jelas ini bisa memicu visi Bandung Utama," ucapnya.

Sebagai contoh, salah satu program Kota Bandung yang kini tengah dijalankan yakni Safari Ramadhan. Program Safari Ramadhan tersebut menjadi salah satu program yang mendapat apresiasinya.

"Apalagi saat sekarang sedang melaksanakan program yang kita lakukan dalam mengisi ramadhan, ada Safari Ramadhan," ujar dia.

Bambang mengatakan, dengan hadirnya program Safari Ramadhan, diharapkan dapat menciptakan Kota Bandung yang kondusif dan aman melalui pendekatan agama.

"Nah ini keterkaitannya jelas kita harus bisa menciptakan kondusifitas melalui kegiatan keagamaan. Ini semua dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, utamanya menjaga kondusifitas. Walaupun kita sekarang ada berbagai macam permasalahan yang sangat mempengaruhi ekskalasi kamtibmas, tapi kita harus tetap menjaga keamanan bagi masyarakat. Intinya adalah kebersamaan, persatuan, jadi semua tokoh stakeholder masyarakat dari macam golongan harus terlibat," ucapnya.

Selain itu, Kesbangpol Kota Bandung menurut ia juga berkewajiban dalam mendukung penuh upaya-upaya pemerintah kota dalam mengatasi bencana. Terlebih Kota Bandung menjadi salah satu wilayah yang rawan terkena banjir, apalagi disaat musim penghujan tiba.

"Sekarang kita dihadapkan musim penghujan, jelas akan sangat berdampak kepada masalah banjir. Walaupun kondisi ini tidak nyaman, tapi bagaimana masyarakat tidak gaduh dan mereka terlayani. Berarti semua ini harus ada kebersamaan antar SKPD, semua harus turun sama-sama, jangan sampai masyarakat terganggu dengan suasana banjir," ujar dia.

Selain itu dikemukakan ia, masih banyak program-program lainnya yang meski mendapat dukungan dan perhatian Kesbangpol. Di antaranya adalah memberikan pemahaman politik kepada masyarakat dalam mewujudkan visi Bandung Utama.

"Banyak sekali program-program yang kaitannya untuk menciptakan ekskalasi Bandung ini kondusif. Salah satunya tentang pembinaan politik untuk masyarakat, dimana masyarakat harus lebih dewasa dalam berpolitik. Mereka diberikan pemahaman bahwa semua bertanggung jawab menciptakan Bandung nyaman dan kondusif," ucapnya.

Untuk itu ia meminta kepada seluruh jajaran intern Kesbangpol Kota Bandung agar bisa menyikapi perkembangan yang terjadi di lapangan. Seperti memonitoring kendala-kendala apa yang membuat warga tidak nyaman serta berupaya berkoordinasi dengan instansi lain agar pelayanan yang dilakukan ASN ini betul - betul bisa terpantau dan mengena tepat sasaran. ***


Editor : Firda Rachmawati