Ketersediaan Stok Bapokting Aman, Soal Harga? Ini Kata Pemprov Jabar
Disperindag Jabar memastikan harga Bapokting hingga kini masih aman dan kini lebih baik dibandingkan pekan kemarin
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan, ketersediaan stok bahan pokok penting (Bapokting) di Jabar masih aman.
Kepala Disperindag Jabar, Nining Yuliastiani mengatakan, terkait gejolak harga Bapokting, dinamika dipastikan ada. Tapi untuk saat ini, mayoritas turun kecuali komoditas yang terpengaruh dengan biaya logistik, distribusi dan penggunaan kemasan plastik.
"Posisi harga bahan pokok, dibanding minggu kemarin, ini lebih baik. Itu yang kami pantau sampai Selasa, cenderung turun. Walaupun ada beberapa komoditas yang masih di atas HAP, tapi sudah mulai cenderung menurun," ujar Nining saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Kamis (11/6/2026).
Contohnya cabai rawit merah, yang sebelumnya menembus Rp80.000 per kilo, kini sudah di Rp68.000. Demikian pula cabai merah keriting, yang lambat laun mulai turun.
"Kalau daging sapi di Rp145.000, karena memang impor. Kita masih tergantung pada impor cukup banyak," ucapnya.
Sedangkan beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu diakui Nining masih ada kenaikan karena kemasan, seiring mahalnya harga plastik buntut geopolitik global.
"Kemudian juga ketergantungan dengan BBM yang cukup tinggi karena biaya distribusi dan logistik yang sangat memengaruhi," katanya.
Belum lagi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, diakui Nining turut memengaruhi stabilitas harga Bapokting di Jawa Barat.
"Dalam posisi itu, kami pemerintah daerah berupaya untuk menjaga agar tidak mengalami kenaikan signifikan yang dapat berdampak kepada masyarakat," ujarnya.
Disinggung mengenai kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green terhadap kenaikan harga Bapokting, Nining menilai tidak berpengaruh karena kendaraan pengangkut logistik dan distribusi mayoritas menggunakan BBM subsidi.
"Belum terdampak secara signifikan dan kita lihat juga harga yang terjadi selama ini, kan kalau sepanjang BBM subsidi itu belum dinaikkan, belum terlalu signifikan (kenaikan harga Bapokting)," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

