Ketika Pijakan Gajah tak Lagi Kokoh
DETIK-detik menegangkan terjadi di tengah pertunjukan Gajah Sumatra di Lembang Park & Zoo. Sang pawang ikut terjatuh ketika gajah kehilangan keseimbangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Suasana pertunjukan satwa di Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan. Di hadapan pengunjung, seekor gajah tiba-tiba kehilangan pijakan. Tubuh besarnya oleng sebelum akhirnya tersungkur ke tanah.
Pada saat yang sama, seorang mahout atau pawang masih berada dalam lilitan belalainya. Detik-detik itu terekam kamera dan kemudian beredar luas di media sosial. Rekaman yang diunggah akun Instagram Bandung Viral Official memperlihatkan suasana menegangkan ketika pertunjukan dan edukasi Gajah Sumatra berlangsung.
Sebelum insiden terjadi, pawang tampak menjalankan perannya seperti biasa. Dia berada dalam lilitan belalai gajah saat sesi pertunjukan berlangsung. Tak lama kemudian, salah satu kaki gajah tiba-tiba terperosok ke dalam tanah.
Pijakan yang tidak kokoh membuat tubuh satwa bertubuh besar itu kehilangan keseimbangan. Gajah pun tersungkur. Bersamaan dengan itu, pawang yang masih terlilit belalai ikut terjatuh dan tertimpa tubuh gajah.
Dalam rekaman tersebut, sang pawang terlihat meringis menahan sakit. Tangannya terangkat, seolah berusaha mencari ruang untuk melepaskan diri dari situasi yang menimpanya.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, tengah berlangsung sesi presentasi dan edukasi publik mengenai Gajah Sumatra.
Kasir Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan kejadian tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Itu kejadian hari Minggu sekitar jam 1 siang, saat pertunjukan atau presentasi dan edukasi gajah Sumatra,” kata Gofur, Rabu (16/9).
Dari hasil penyelidikan sementara, insiden tersebut tidak berkaitan dengan perilaku agresif gajah. Faktor lingkungan dan kondisi tanah menjadi pemicu jatuhnya satwa tersebut.
Gofur menjelaskan, tanah di lokasi sebelumnya disiram sehingga menjadi lebih gembur. Kondisi itu membuat salah satu kaki gajah kehilangan pijakan dan terperosok.
“Jadi tanah pasir itu habis disiram, jadi gembur, salah satu kakinya terperosok, hilang keseimbangan dan jatuh bersama pawang atau mahout-nya,” tuturnya.
Di balik video yang menyebar di media sosial itu, ada seorang pawang yang harus menjalani perawatan akibat cedera.
Mahout bernama Dedi Maulana mengalami dislokasi tulang pada paha sebelah kiri. Cedera tersebut membuatnya harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dedi kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan hingga kini masih menjalani perawatan.
“Ada dislokasi tulang di bagian kaki paha sebelah kiri dirawat ke RSHS Bandung,” tegas Gofur.
(agus satia negara/gin)
Editor : Inilahkoran

