Ketua DPRD Cimahi Soroti Dua 'PR' yang Harus Diselesaikan Ngatiyana-Adhitia, Apa Aja?
DPRD Kota Cimahi kembali menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana-Adhitia Yudistira.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - DPRD Kota Cimahi kembali menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana-Adhitia Yudistira.
Sejumlah 'PR' yang disoroti itu yakni terkait revitalisasi Stadion Sangkuriang dan pembenahan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Cibabat).
"Beberapa pembanguan yang harus dilakukan, salah satunya stadion Sangkuriang. Saya pernah berbisik kepada Pak Wali Kota bahwa Stadion Sangkuriang adalah wajah dari kita," kata Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko baru-baru ini.
Selain pembangunan fisik Stadion Sangkuriang, politisi PKS itu juga menyebut Pemkot memiliki PR dari sisi non fisik, yakni berupa pembenahan manajemen RSUD Cibabat.
Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah permasalahan di rumah sakit milik Pemkot Cimahi itu, terutama dari aspek pelayanan terhadap pasien.
"Kemudian, pembenahan dan perbaikan manajemen rumah sakit Cibabat. InsyaAllah, saya yakin Pak Wali Kota dan Pak Wakil akan bisa melakukan itu semuanya," ujar Wahyu.
Kendati begitu, Wahyu mengapresiasi hal yang telah dilakukan Pemkot Cimahi, seperti pembangunan Bundaran Jati yang dirinya yakini bisa mengentaskan persoalan kemacetan.
"Beberapa hal sudah terselesaikan, seperti kemacetan dengan adanya bundaran di jalan Cihanjuang," katanya.
Termasuk, pembebasan dan pemberian keringanan bagi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) juga ia apresiasi.
"Hal itu tentunya akan meringankan beban masyarakat Kota Cimahi," ucapnya.
Disinggung soal potensi penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat kebijakan menggratiskan PBB untuk kategori tertentu, Wahyu menganggap keringanan yang dirasakan masyarakat menjadi bentuk kontribusi kesejahteraan dari pemerintah untuk warganya.
"Kalaupun PAD seumpama turun, tetapi ketika dikonversikan, kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana

