Kisah Mereka yang Salat Ied di Atas Perahu

Bencana banjir yang menerjang menerjang kawasan Teluk Barak, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tak menjadi halangan bagi warga untuk menunaikan Salat Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6/2019).

Kisah Mereka yang Salat Ied di Atas Perahu
(Antara Foto)

INILAH, Kapuas - Bencana banjir yang menerjang menerjang kawasan Teluk Barak, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tak menjadi halangan bagi warga untuk menunaikan Salat Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6/2019).

Antusiasme warga dalam menyambut hari Fitri ini terlihat walau harus menggunakan perahu untuk menuju tempat salat Id.

"Alhamdulillah meski pun kondisi banjir warga Teluk Barak ini tetap penuh sukacita merayakan Hari Raya Idul Fitri, mulai dari semalam takbiran hingga untuk Salat Id hari ini kami menggunakan perahu," kata Ketua RT 08 Teluk Barak, Ahmad Yani, di Putussibau.

Menurutnya, daerah Teluk Barak, memang kerap terjadi banjir karena kondisinya berupa dataran rendah. Wilayah ini dianggap perlu mendapatkan perhatian pemerintah agar dilakukan peningkatan jalan menjadi lebih tinggi.

"Kalau jalan ini ditinggikan minimal bisa membantu masyarakat apabila banjir, aktivitas jalur darat tetap bisa digunakan," kata Ahmad Yani.

Diketahui, banjir Sungai Kapuas yang terjadi sejak Selasa (4/6) sore membuat aktivitas kendaraan jalur darat lumpuh. Ketinggian air rata-rata satu hingga dua meter.

Luapan Sungai Kapuas mulai terjadi sejak Selasa dan merendam sejumlah dataran rendah di wilayah Kapuas Hulu, seperti Kecamatan Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Bunut Hulu, Badau, Bika, Kalis, dan sejumlah kecamatan pesisir Sungai Kapuas. (Inilah.com)


Editor : Bsafaat