KONI Kota Bandung Gelar Tes Fisik Atlet Jelang Porprov 2026

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar tes kebugaran fisik atlet Kota Bandung jelang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jaw

KONI Kota Bandung Gelar Tes Fisik Atlet Jelang Porprov 2026
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar tes kebugaran fisik atlet Kota Bandung jelang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jawa Barat.

INILAHKORAN.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung gelar tes kebugaran fisik atlet Kota Bandung jelang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Jawa Barat.

Tes fisik melalui ilmu pengetahuan dan teknologi ini digelar di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (FPOK UPI), Jalan PHH Mustopa, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf berharap melalui tes fisik ini, para atlet Kota Bandung bisa lebih siap menghadapi Porprov 2026 Jabar yang akan berlangsung pada November mendatang.

“Mudah-mudahan dari kegiatan Porprov 2026 ini, atlet-atlet Kota Bandung yang dikirim untuk bertanding dan membela nama Kota Bandung dapat memberikan satu kontribusi yang maksimal. Di mana Pak Wali Kota (Muhammad Farhan) selalu menggembar-gemborkan bahwa untuk Porprov 2026 ini, Kota Bandung harus merebut Juara Umum,” ujar Hendy.

Hendy membenarkan Kota Bandung juga menjadi tuan rumah pendamping gelaran Porprov 2026 Jabar. Setidaknya terdapat lima cabang olahraga yakni softball, baseball, tennis, soft tennis dan woodball serta satu cabang olahraga eksibisi yaitu lari trail.

“Masih ada waktu sekitar 6-7 bulan lagi bahwa atlet-atlet Kota Bandung itu harus menampilkan dan berjuang semaksimal mungkin merebut hasil yang maksimal, mendulang medali emas sebanyak-banyaknya,” katanya.

Disisi lain, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari tes awal untuk mengecek kemampuan kondisi fisik para atlet menjelang Porprov 2026 Jabar terutama para atlet yang mendapatkan tunjangan prestasi (Tupres) dan latihan cabang khusus (Latcabsus)

“​Dan ini di tahun 2026 ini sudah juga diverifikasi, termasuk juga beberapa cabang olahraga yang sudah dieksekusi. Dan sekarang sampai tanggal 8 Mei kalau tidak salah, verifikasi. Dan hari ini dipastikan apakah betul mereka berlatih selama ini di internal cabor masing-masing. ​Dan 1.181 atlet itulah yang terdiri dari atlet Tupres, Latcabsus, dan atlet yang lainnya,” beber Nuryadi.

Selain itu, lanjutnya, tes ini menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih untuk melihat kekurangan, atau kelebihan para atletnya sebelum bertanding.

“Karena ada beberapa atlet yang sampai saat ini sedang mengikuti kejuaraan-kejuaraan baik lokal maupun nasional, bahkan ada beberapa yang sudah mengikuti kejuaraan internasional. ​Seperti yang nasional kemarin, atlet-atlet taekwondo ya, di luar Jawa, dan alhamdulillah itu juara umum. Salah satunya kontribusi dari Kota Bandung,” katanya.***


Editor : JakaPermana