Kopi Bandung Barat Mendunia, Java Halu Farm Ekspor hingga Eropa dan Amerika
Pemkab Bandung Barat bangga kopi produk lokal asal daerah seperti Gununghalu dan Sindangkerta masuk pasar global
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - kopi hasil petani Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah menembus pasar global atau internasional. Seperti halnya kopi Gununghalu.
Salah satu pelopornya, kelompok tani Java Halu Farm yang mengolah biji kopi dari wilayah Gununghalu dan Sindangkerta, kini berhasil menyuplai kebutuhan penikmat kopi di berbagai benua, mulai dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Australia, hingga sejumlah negara Asia seperti Jepang dan Vietnam .
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas kopi lokal mampu bersaing di kancah perdagangan dunia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB, Lukmanul Hakim memaparkan data ekspor tahun 2026 yang menunjukkan permintaan yang terus meningkat.
"Java Halu Farm mencatatkan pengiriman sebanyak 3,8 ton ke Australia, 2 ton ke Jepang, dan 10 ton ke Vietnam," kata Lukmanul, Jumat (3/7/2026).
Lukmanul menuturkan, pemerintah daerah secara aktif mendukung keberhasilan ini melalui berbagai program peningkatan kapasitas bagi petani, penyediaan fasilitas penjemuran yang memadai.
Termasuk, peralatan pengolahan kopi yang memadai guna menjamin standar kualitas yang diekspor .
“Kami terus mendorong lewat pelatihan bagi petani serta penyediaan sarana dan peralatan agar mutu kopi tetap terjaga dan mampu memenuhi standar pasar luar negeri,” paparnya.
Keberhasilan Java Halu Farm ternyata tidak berdiri sendiri, lanjut Lukmanul, kelompok tani lain di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) juga turut mengukir prestasi serupa.
Ia menyebut, Kelompok Tani Ranting Estate dari Cikalongwetan berhasil menembus pasar Asia Timur, sementara Kelompok Tani Global Makmur dari Lembang sukses mengekspor hasil panennya hingga ke Jerman.
"Ini membuktikan bahwa potensi kopi di berbagai kawasan Bandung Barat sangat besar dan memiliki karakteristik rasa yang diminati oleh penikmat kopi di berbagai belahan dunia," tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

