Kuota PPDB 2023 SMP Negeri di KBB Dibuka Sebanyak 9.800 Siswa, Disdik KBB Pesan Hal ini untuk Orang Tua
Disdik KBB mengumumkan Kuota PPDB 2023 SMP Negeri di KBB. Tahun ini, jumlahnya terhitung sebanyak sebanyak 9.800 siswa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Disdik KBB mengumumkan Kuota PPDB 2023 SMP Negeri di KBB. Tahun ini, jumlahnya terhitung sebanyak sebanyak 9.800 siswa.
Kuota PPDB 2023 SMP Negeri di KBB sebanyak 9.800 siswa itu tersebar di seluruh di 16 kecamatan se-KBB dan dibagi dalam empat jalur pendaftaran.
Kabid SMP Disdik KBB Edi Syafruddin mengatakan, Kuota PPDB 2023 SMP Negeri di KBB sebanyak 9.800 siswa itu untuk jalur zonasi sebanyak 50 persen, afirmasi 20 persen, jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen dan jalur prestasi sebesar 25 persen.
"Tahun ini kami siapkan kuota PPDB sekitar 9.800 siswa dari 67 SMP Negeri. Dari semua jalur pendaftaran, kuota jalur zonasi masih jadi angka paling besar yakni 50 persen," katanya saat dihubungi, Minggu 11 Juni 2023.
Edi menyebut, tahapan pendaftaran PPDB 2023 dibagi menjadi dua, yakni tahap 1 untuk jalur afirmasi. Sedangkan tahap 2, pendaftaran tiga jalur yakni zonasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi.
"Jadwal tahap 1 PPDB SMP dimulai 19 hingga 23 Juni 2023. Sedangkan tahap 2 dibuka tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2023," sebutnya.
Edi menjelaskan, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman ppdb-disdik.bandungbaratkab.go.id.
"Kalau tahun sebelumnya mulai dari zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi dilaksanakan secara serentak. Kalau tahun ini dipisah," jelasnya.
Pihaknya pun mengingatkan orang tua agar tidak memaksakan kehendak pribadinya dengan mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri.
Sebab, menurut Edi, mekanisme PPDB zonasi bertujuan untuk menghapuskan stigma adanya sekolah favorit.
"Kami berharap para orang tua dalam pelaksanaan PPDB 2023 ini bisa lebih bijak dalam memilih. Bijak di sini dalam artian para orang tua tidak memaksakan masuk ke sekolah tertentu, jadi harus bijak melihat jalur PPDBnya," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

