Kabupaten Cirebon Dilanda Banjir, 3 Kecamatan Terendam

Ribuan KK, hinga fasilitas umum terdampak banir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon akibat hujan deras dari Sabtu hingga Minggu

Kabupaten Cirebon Dilanda Banjir, 3 Kecamatan Terendam
Kondisi pasca banjir di Kabupaten Cirebon (Maman Suharman

INILAHKORAN.IDHujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon menyebabkan tiga kecamatan terendam Banjir. Tak hanya permukiman, bahkan pesawahan warga pun ikut terendam Banjir

Tiga kecematan yang terendam Banjir akibat Hujan dari Sabtu hingga Minggu sore, yakni Kecamatan Kedawung, Gunungjati, dan Plumbon.

Banjir terjadi setelah beberapa sungai, di antaranya Sungai Kedung Pane, Sungai Pekik, dan Sungai Cisoka, meluap. Kondisi tersebut diperparah oleh sedimentasi di badan sungai, minimnya daerah resapan, serta sistem drainase yang dinilai kurang optimal sehingga air masuk ke permukiman warga.

Sekban Badan Penanggulan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda wilayah yang terdampak meliputi Desa Sutawinangun di Kecamatan Kedawung, Desa Adidharma, Klayan, dan Jatimerta di Kecamatan Gunungjati, serta Desa Karangasem dan Danamulya di Kecamatan Plumbon.

“Dampak Banjir sangat besar, dari pendataan BPBD, sebanyak 2.884 rumah terdampak dengan jumlah warga mencapai 8.549 jiwa yang tersebar di enam desa pada tiga kecamatan,” katanya kepada wartawan, Senin 9 Februari 2026.

Selain merendam permukiman, Banjir juga menggenangi fasilitas umum. Tercatat empat sekolah dan 16 tempat ibadah turut terdampak. Sebanyak 55 warga dilaporkan sempat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Saat ini genangan air di sebagian besar wilayah sudah surut. Tapi kami mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi Hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi hingga pertengahan Februari," ujarnya.

Menurutnya, setelah periode cuaca ekstrem, wilayah Kabupaten Cirebon biasanya memasuki masa pancaroba yang ditandai potensi angin kencang hingga puting beliung dan dapat berlangsung sampai Mei.

"Kondisi geografis Kabupaten Cirebon yang berada di pesisir utara Jawa Barat dengan garis pantai sekitar 54 kilometer serta wilayah yang luas menjadikan daerah tersebut rentan terhadap berbagai bencana," paparnya.

BPBD mencatat setidaknya terdapat sembilan potensi bencana yang perlu diantisipasi di wilayah tersebut, antara lain Banjir, longsor, rob, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, aktivitas Gunung Ciremai, Banjir bandang, dan gempa bumi. 


Editor : Ahmad Sayuti