Puskesmas Melong Kerap Diterjang Banjir, Kini Dibangun Dua Lantai

Pemkot Cimahi mengambil langkah untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini terus mengganggu operasional Puskesmas Melong Tengah. 

Puskesmas Melong Kerap Diterjang Banjir, Kini Dibangun Dua Lantai
Kini, pembangunan gedung baru dua lantai telah resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di Kelurahan Melong dan ditargetkan rampung 31 Desember 2026 dan bisa mulai beroperasi penuh pada awal 2027. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Cimahi mengambil langkah untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini terus mengganggu operasional Puskesmas Melong Tengah. 

Sebab, gedung lama yang kerap tergenang air setiap musim hujan dinilai sudah tidak lagi ideal dan membahayakan keselamatan pasien serta tenaga kesehatan. 

Kini, pembangunan gedung baru dua lantai telah resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di Kelurahan Melong dan ditargetkan rampung 31 Desember 2026 dan bisa mulai beroperasi penuh pada awal 2027. 

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menjelaskan, pembangunan ini bukan sekadar renovasi bangunan, tetapi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini terhambat genangan air. 

Dia menilai, banjir yang berulang setiap tahun tidak hanya mengganggu kenyamanan, namun juga membahayakan keselamatan pasien, merusak peralatan medis dan menghambat kelangsungan pelayanan kesehatan yang seharusnya selalu tersedia.

"Puskesmas ini kalau musim hujan selalu terjadi banjir, oleh sebab itu tahun ini mulai kita bangun," kata Ngatiyana, Selasa (25/8/2026).

Dua Lantai, Konsep ILP Berbasis Lima Klaster

Ngatiyana menuturkan, fedung baru Puskesmas Melong Tengah dirancang untuk sepenuhnya mengatasi masalah kerentanan terhadap banjir sekaligus meningkatkan standar pelayanan kesehatan. 

"Bangunan dua lantai dengan luas sekitar 265 meter persegi ini akan dibangun mengikuti regulasi terbaru dan menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis lima klaster pelayanan, sehingga alur pelayanan menjadi lebih teratur, cepat, dan komprehensif," tuturnya. 

Ngatiyana menyebut, proyek ini dibiayai sepenuhnya dari APBD Kota Cimahi, masuk dalam skala prioritas pembangunan pemerintah daerah, dan ditargetkan selesai dalam waktu 143 hari kalender, tepat pada 31 Desember 2026.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati menuturkan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan adalah pertimbangan utama pembangunan ini. 

Menurutnya, banjir yang berulang setiap musim hujan juga berpotensi merusak peralatan kesehatan serta dokumen-dokumen penting pasien, risiko yang tidak boleh dibiarkan terus berlanjut.

"Yang utama itu keselamatan pasien. Puskesmas Melong ini posisinya selalu kebanjiran jika musim hujan datang," kata Mulyati.

Selama masa pembangunan, lanjut Mulyati, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa terhenti dari lokasi sementara di kawasan Kompleks Pharmindo. 

"Dengan demikian, warga tidak perlu khawatir kehilangan akses layanan kesehatan selama proses konstruksi berlangsung," imbuhnya.

Layanan Persalinan 24 Jam, Pengawasan Ketat Jamin Kualitas

Mulyati menyebut, salah satu peningkatan layanan yang paling dinantikan, yakni ketersediaan pelayanan persalinan yang siap melayani selama 24 jam nonstop. 

"Ini menjawab kebutuhan mendesak warga Melong dan sekitarnya yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh jika membutuhkan pertolongan persalinan di malam hari atau dalam kondisi darurat," sebutnya.

Ke depannya, ibu hamil dapat lebih tenang mengetahui bahwa fasilitas kesehatan terdekat siap membantu kapan pun dibutuhkan.

"Pelayanan khususnya persalinan bisa satu kali 24 jam. Jadi melayani masyarakat sampai 24 jam," sambungnya.

Untuk menjamin kualitas pembangunan, terang Mulyati, ketepatan waktu dan transparansi anggaran, proyek ini juga mendapat pendampingan serta pengawasan langsung dari Kejaksaan Negeri Kota Cimahi. 

Pihaknya berharap seluruh proses berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu dan menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, serta bermanfaat jangka panjang bagi seluruh warga Melong.

"Skala prioritas pembangunannya untuk kepentingan masyarakat, yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Mudah-mudahan pembangunan lancar," tandasnya.

Captions: Puskesmas Melong Tengah yang selalu kebanjiran tiap musim hujan kini dibangun gedung baru 2 lantai. 


Editor : Doni Ramdhani