Atasi Banjir Tamansari Persada, Pemkot Bogor Bertahap Bangun Drainase

Pemkot Bogor gelontorkan anggaran Rp6 miliar untuk atasi banjir Tamansari Persada secara bertahap lewat pembangunan drainase dan pengerukan sedimen.

Atasi Banjir Tamansari Persada, Pemkot Bogor Bertahap Bangun Drainase
Kawasan resapan air ke saluran drainase di Tamansari Persada, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. Rizki Mauludi

INILAHKORAN.ID - Aparatur Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terus berupaya menangani persoalan banjir di Perumahan Tamansari Persada. Belum maksimalnya fungsi drainase dan saluran air di kawasan tersebut ditengarai menjadi penyebab utama genangan air kerap terjadi.

Lurah Cibadak, Herry Chaerudin, menyatakan bahwa pengerjaan infrastruktur drainase saat ini masih terus dilakukan secara bertahap.

"Setelah menyelesaikan pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 500 meter pada 2025, Pemkot Bogor berencana melanjutkan intervensi pengerjaan hingga ke area hilir yang berbatasan dengan Kelurahan Mekarwangi," ungkap Herry kepada wartawan di kawasan Tamansari Persada, Senin (10/8/2026).

Herry memaparkan, langkah penanganan banjir ini juga diimbangi oleh upaya pemeliharaan lingkungan yang berkelanjutan. Salah satunya melalui pengerukan dan normalisasi setu yang dilakukan secara rutin oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.

"Material lumpur dan sedimen dikeruk secara berkala, sementara sampah yang terangkut langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar daya tampung air tetap optimal," terangnya.

Menurut Herry, rangkaian intervensi yang dilakukan Pemkot Bogor sejauh ini terbukti mampu menekan keparahan banjir di kawasan tersebut. Ia menyebut, Perumahan Tamansari Persada dulunya merupakan daerah resapan berupa rawa yang kini telah padat oleh bangunan.

"Dahulu kawasan ini rawa. Seiring perkembangan zaman, banyak bangunan berdiri sehingga daerah resapan berkurang dan air meluap ke permukaan. Namun, dengan intervensi Pemkot Bogor, potensi banjir kini bisa diminimalkan," jelasnya.

Meski begitu, Herry mengakui untuk mengeliminasi banjir hingga nol persen memerlukan proses panjang. Hal ini mengingat kondisi geografis saluran air di kawasan tersebut cukup kompleks.

"Untuk bebas banjir total mungkin belum bisa, karena ada tiga aliran sungai yang masuk ke saluran ini, sementara muara keluarannya hanya satu," kata Herry.

"Alhamdulillah, penanganan dari Pemkot Bogor sejauh ini sudah mengintervensi anggaran kurang lebih hingga Rp6 miliar. Dengan pengerjaan bertahap ini, mudah-mudahan banjir di Tamansari Persada bisa jauh berkurang," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti