Lahan Parkir Resto Asep Stroberi Longsor dan Menimpa Kebun Teh

Lahan parkir Restoran Asep Stroberi yang berlantai empat di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua mengalami bencana tanah longsor pada akhir pekan kemarin.

Lahan Parkir Resto Asep Stroberi Longsor dan Menimpa Kebun Teh
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menuturkan, lahan parkir Restoran Asep Stroberi yang longsor itu perlu penanganan lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKPP). (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Lahan parkir Restoran Asep Stroberi yang berlantai empat di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua mengalami bencana tanah longsor pada akhir pekan kemarin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menuturkan, lahan parkir Restoran Asep Stroberi yang longsor itu perlu penanganan lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKPP).

"Untuk sementara lahan parkir Restoran Asep Stroberi yang mengalami bencana tanah longsor belum diperbaiki dan tanah masih labil, diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," kata Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin kepada wartawan, Senin, 23 Desember 2024.

Jalaludin menuturkan belum ada kajian apakah ada hubungannya antara Restoran Asep Stroberi yang sedang berhenti operasi dengan bencana tanah longsor yang terjadi kemarin.

"Hingga saat ini, bencana tanah longsor dikarenakan hujan dengan intensitas tingggi serta kontur tanah yang labil sehingga terjadilah bencana tersebut," tutur Jalaludin.

Ia menjelaskan lahan parkiran yang mengalami bencana tanah longsor memiliki bentang panjang 20 meter, tinggi 5 meter dan lebar 2,5 meter.

"Material lahan parkir yang mengalami tamah longsor menimpa kebun teh milik PT. Perkebunan Nusantara dan mengenai kerugian materi masih dihitung, sementara akibat bencana tanah longsor tidak menimbulkan korban luka ataupun jiwa," jelasnya.

Ia melanjutkan untuk sementara dibutuhkan terpal plastik sesuai panjang, lebar dan tinggi bencana tanah longsor untuk menutupi areal tersebut dari hujan.

"Dibutuhkan terpal plastik, agar tidak terjadu bencana tanah longsor susulan di lokasi yang sama," lanjutnya.


Editor : Doni Ramdhani