Launching Klinik Inggit Garnasih, Ini Harapan Uu Ruzhanul Ulum...
Klinik Inggit Garnasih diharapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dapat menjadi momentum, dimana mantan istri kedua Presiden Soekarno tersebut bisa diakui sebagai pahlawan nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Hadirnya Klinik Inggit Garnasih diharapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dapat menjadi momentum, dimana mantan istri kedua Presiden Soekarno tersebut bisa diakui sebagai pahlawan nasional.
Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pengusulan Inggit menjadi pahlawan nasional untuk yang ketiga kalinya ini didambakannya dapat terealisasi dan mampu meluluhkan Presiden Joko Widodo, melalui Kementerian Sosial (Mensos) agar dilegitimasi.
“Ini adalah salah satu ikhtiar untuk menghormati jasa para pahlawan dan juga mudah-mudahan dengan diresmikan ini, jadi daya dorong Ibu Inggit yang sedang diupayakan jadi pahlawan nasional. Sudah dua kali diupayakan gagal, pada tahun 2008 dan 2012. Maka mudah-mudahan hari ini salah satu indikator, termasuk juga seminar (disahkan jadi pahlawan nasional),” ujarnya usai peresmian Klinik Inggit Garnasih, Jumat 17 Februari 2023 lalu.
Dia berharap, kehadiran Klinik Inggit Garnasih dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya lansia untuk mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal di masa mendatang. Terlebih menurutnya lansia harus mendapatkan perhatian lebih, terutama dari keluarga sebagai bentuk kasih sayang kepada orangtua.
“Harapan kami, ini bisa dimanfaatkan. Ujung-ujungnya masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan, derajat terutama lansia. Lansia ini butuh perhatian, terutama keluarga. Jangan sampai keluarga membiarkan lansia begitu saja, karena dengan adanya keluarga yang sering datang, mengurus, memperhatikan. Insya Allah kepribadiannya akan baik, sehingga tidak akan terjadi kesepian sehingga bisa sehat selamanya,” ucapnya.
Pak Uu melanjutkan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada Inggit diakuinya sangat relevan bila merujuk dari kiprahnya selama mendampingi Soekarno kala menjalani masa-masa sulit, saat menjadi tahanan politik penjajah.
Sebab ketika itu, pengorbanan luar biasa ditunjukkan Inggit baik ketika Bung Karno tengah menempuh pendidikan hingga selesai menjadi insinyur sipil sampai di era pergerakan menuju kemerdekaan Indonesia. Sehingga dia menilai, Inggit sangatlah pantas untuk dijadikan pahlawan nasional.
“Kita semua sudah tahu sejarah pendampingnya Bung Karno. Beliau yang mendampingi Bung Karno menjadi insinyur, melahirkan PNI, kemudian juga mendampingi beliau termasuk saat dibuang di beberapa provinsi. Layak (jadi pahlawan nasional). Memang jasanya tidak kelihatan secara langsung, tapi sebagai daya dorong untuk seseorang menjadi hebat kan itu juga jangan dilupakan,” pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

