Legislator Jabar Harap Dedi Mulyadi Tidak Menyerah dengan BIJB Kertajati

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady menyayangkan bila betul kelak Gubernur Dedi Mulyadi tidak lagi membantu membiayai operasional BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka

Legislator Jabar Harap Dedi Mulyadi Tidak Menyerah dengan BIJB Kertajati
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady

INILAHKORAN.ID - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady menyayangkan bila betul kelak Gubernur Dedi Mulyadi tidak lagi membantu membiayai operasional BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Daddy mengatakan, BIJB Kertajati niat awalnya adalah menjadi jendela besar bagi Jawa Barat. Dengan luas nomor dua terbesar se-Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, asa tinggi diapungkan sejak awal.

Sebab menurutnya, bukan mustahil bagi BIJB untuk menjadi pilihan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Meski faktanya saat ini kata dia, tidak dapat dipungkiri bahwa BIJB Kertajati seperti hidup segan mati tak mau.

"Ikhtiar kita yang menurut saya kurang optimal," ujar Daddy saat dihubugi INILAHKORAN.ID, Senin 12 Januari 2026.

Dia mengakui, kondisi fiskal Jabar memang belum baik-baik saja. Sehingga disinyalir menjadi penyebab Gubernur Dedi Mulyadi seolah menyerah, untuk menyokong BIJB Kertajati.

Namun, bila menilik dari sejarah di balik dibangunnya BIJB Kertajati, sejatinya diharapkan dukungan harus terus diberikan. Maka dari itu, pihaknya sangat menyayangkan bila kelak Pemprov Jabar betul-betul tidak lagi mendukung BIJB Kertajati.

"Saya terus terang saja, kalau boleh memilih. Saya memilihnya tetap mempertahankan. Saya kira karena spiritnya ya bukan karena siapa atau karena apa, tapi balik lagi tadi. Soal keinginan untuk memajukan, memberikan jendela besar untuk keluar dan masuk dari Jawa Barat," ucapnya.

Sebelumnya, melalui akun media sosialnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mulai mengeluhkan bahwa Pemprov Jabar harus terus memberikan penyertaan modal kepada BIJB Kertajati. Sementara tidak ada timbal balik yang didapat, dari penyertaan modal tersebut.

Sehingga Dedi berencana, akan menghentikan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar kepada BIJB Kertajati. Bahkan dia juga mewacanakan ingin melakukan tukar guling pengelolaan, antara BIJB Kertajati dengan Bandara Husein Sastranegara.

Dia berencana, akan menyerahkan BIJB Kertajati ke Kementerian Pertahanan dan Pemprov Jabar dapat mengelola Bandara Husein.


Editor : Ahmad Sayuti