Libur Nataru, Dishub KBB Ketatkan Mobilitas Kendaraan yang Masuk ke KBB

Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, Dishub KBB melakukan pengetatan berkaitan dengan mobilitas kendaraan.

Libur Nataru, Dishub KBB Ketatkan Mobilitas Kendaraan yang Masuk ke KBB
Kepala Dishub KBB Lukmanul Hakim

INILAHKORAN, Ngamprah - Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, Dishub KBB melakukan pengetatan berkaitan dengan mobilitas kendaraan.

Kepala Dishub KBB Lukmanul Hakim mengatakan, kendati sebelumnya sudah ada pembahasan dengan Kemenhub terkait dengan persiapan perayaan libur Nataru, namun dalam pelaksanaannya harus menunggu instruksi pusat.

"Menjelang Nataru, justru dikhawatirkan terjadi lonjakan yang memang harus dikendalikan. Untuk itu, kita bakal melakukan pengetatan berkaitan dengan mobilitas kendaraan yang masuk ke wilayah KBB," katanya, Jumat 19 November 2021.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dukung PPKM Level 3 di Libur Nataru

Menurutnya, pengetatan itu dintensifkan di wilayah Lembang yang sudah dikenal dengan destinasi wisatanya.

"Lembang memang notabenenya sebagai kawasan wisata yang sudah dikenal di seluruh Indonesia," ujarnya.

Menyiasati hal itu, pihaknya berencana menyiapkan beberapa lokasi check point.

Selain itu, pihaknya pun bakal melakukan pengecekan terhadap para penumpang dalam kendaraan yang masuk ke destinasi wisata Lembang berusia di atas 12 tahun dan tidak ada lansia.

Baca Juga: Libur Nataru, Kota Bandung Ikuti Arahan Pusat Terapkan PPKM Level 3

Disinggung terkait jumlah personel yang akan diturunkan, dia menyebut, pihaknya bakal menurunkan personel pengawasan dan pengendalian sebanyak 35 orang.

"Kami akan berdayakan sebanyak 110 personel di lapangan untuk pengamanan lalu lintas, baik menjelang atau saat Nataru," ujarnya.

Selain jalur wisata, lanjut dia, pihaknya pun bakal mengantisipasi terjadinya kemacetan di sekitar Padalarang.

Baca Juga: Libur Nataru, Pemkab Bogor Tidak Berlakukan Tes PCR karena Ketiadaan Anggaran

"Makanya, ke depan kita akan menempatkan checkpoint di sekitar Padalarang dan Tagog," ujarnya.

Kendati begitu, tambah dia, pihaknya memprediksi kepadatan lalu lintas bakal terjadi ke arah Lembang.

"Terutama menjelang tahun baru. Memang itu perlu ada pembatasan," tandasnya.***(agus satia negara)


Editor : inilahkoran