Liga 3 Indonesia Musim Depan Bakal Diikuti 24 Klub: Ferry Paulus Ungkap Rencana, Format, dan Regulasi Masih Menunggu Arahan PSSI

Musim depan, kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia, yang pada musim ini bernama Liga Nusantara, akan mengalami peningkatan jumlah peserta menjadi 24 klub. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, usai menyaksikan laga final Liga Nusantara antara Tornado FC melawan Sumut United di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (tanggal tertentu).

Liga 3 Indonesia Musim Depan Bakal Diikuti 24 Klub: Ferry Paulus Ungkap Rencana, Format, dan Regulasi Masih Menunggu Arahan PSSI
Liga 3 Indonesia Musim Depan Bakal Diikuti 24 Klub: Ferry Paulus Ungkap Rencana, Format, dan Regulasi Masih Menunggu Arahan PSSI

INILAHKORAN, Bandung – Musim depan, kompetisi kasta ketiga sepak bola Indonesia, yang pada musim ini bernama Liga Nusantara, akan mengalami peningkatan jumlah peserta menjadi 24 Klub.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, usai menyaksikan laga final Liga Nusantara antara Tornado FC melawan Sumut United di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (tanggal tertentu).

"Yang pasti untuk musim depan slot akan ada 24 tim," ujar Ferry Paulus dikutip dari ANTARA.

Perubahan jumlah peserta ini cukup signifikan, mengingat pada musim ini hanya 16 klub yang berlaga di kompetisi yang dulu bernama Liga 3 Nasional.

Dari 16 klub tersebut, enam di antaranya merupakan tim dari Liga 2 2023/2024, sementara 10 klub lainnya berasal dari Liga 3 2023/2024.

Namun, meskipun jumlah peserta telah dipastikan, format kompetisi dan regulasi pemain untuk musim depan masih belum ditetapkan.

Ferry Paulus menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari PSSI sebelum bisa mengumumkan sistem pertandingan yang akan digunakan.

"Untuk formatnya masih belum kita pahami karena PSSI belum memberikan arahan untuk kedepannya nanti," tambahnya.

Sebagai gambaran, musim ini Liga Nusantara menggunakan sistem kompetisi yang cukup menarik. Kompetisi diawali dengan babak pendahuluan yang dibagi dalam dua wilayah, yaitu Solo, Jawa Tengah dan Denpasar, Bali.

Setiap tim bertanding dengan sistem double round robin sebelum masuk ke babak playoff degradasi dan kemudian babak enam besar dengan format home-away.

Dari sisi regulasi pemain, Liga Nusantara musim ini membatasi jumlah pemain senior. Setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan 10 pemain senior, sementara sisanya harus berasal dari kelompok usia U-20 dan U-22.

Selain itu, dalam sebelas pertama, hanya lima pemain senior yang diperbolehkan bermain, sedangkan posisi lainnya wajib diisi oleh pemain muda.

Meskipun masih ada beberapa kendala, secara keseluruhan Ferry Paulus mengaku puas dengan penyelenggaraan Liga Nusantara musim ini.

"Ya pasti penyelengaraannya berjalan lancar, meskipun ada beberapa riak tapi tidak terlalu mengkhawatirkan, dibanding musim-musim sebelumnya. Mungkin ini Liga 3 yang terbaik," tutupnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan