Lima Hari Hanyut, Keluagar Korban Bersyukur Jasad Andini Ditemukan
Keluarga Andini siswi SMP IT Al-Hikmah Kota Depok yang jasadnya ditemukan lima hari setelah hanyut di Curug Kembar Megamendung merasa bersyukur dan berterima kasih kepada tim SAR gabungan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ciawi - Arpan Setiawan paman Andini siswi SMP IT Al-Hikmah Kota Depok korban hanyut di Curug Kembar, Desa dan Kecamatan Megamendung berterima kasih kepada Tim SAR gabungan.
"Saya berterima kasih kepada Basarnas, BPBD Kabupaten Bogor dan semua Tim SAR gabungan karena telah menemukan jasad keponakan. Hanya Allah SWT saja yang sanggup membalas kebaikan kalian," singkat Arpan Setiawan kepada wartawan, Senin, 17 Oktober 2022.
Pasca dibawa ke RSUD Ciawi, pihak SMP IT Al-Hikmah dan keluarga pun mulai berdatangan ke Gedung F2 Forensik dan Diklat.
Namun baik keluarga maupun pihak kepala dan guru SMP IT Al Hikmah Kota Depok, enggan berkomentar lebih lanjut atas peristiwa hanyutnya 4 pelajar pada Rabu sore, (12/10) kemarin.
Diberitakan sebelumnya jasad Andini (15) siswi SMP IT Al-Hikmah Kota Depok ditemukan pelajar SD di Desa Batulayang atau sejauh 7 KM dari lokasi awal hanyut.
Pelajar SD yang menemukan jasad Andini siswi SMP IT Al-Hikmah Kota Depok di Kampung Batu Kasur RT 06 RW 03, Desa Batulayang sempat menangis histeris. Lantaran saat itu yang pertama kali terlihat hanya bagian kakinya saja.
Komandan Koramil Cisarua Mayor Eka Purnama kepada wartawan, di lokasi penemuan jasad Andini SMP IT Al-Hikmah di belakang Balai Desa Batulayang, Cisarua, Kabupaten Bogor.
"Alhamdulilah sudah ketemu, dipastikan bahwa mayat tersebut merupakan korban hanyut Rabu, (12/10) kemarin, atas nama Andini. Adik tersebut merupakan pelajar SMP IT Al-Hikmah Kota Depok," kata Mayor Eka Purnama, Senin, 17 Oktober 2022.
Mayor Eka Purnama menuturkan saat ditemukan di Sungai Cigamenung, Kampung Batu Kasur, kondisi jasa Andini dalam kondisi baik.
"Kondisi korban jasad Andini dalam kondisi baik, namun ada luka karena terbentur batu dan agak kembung karena ia sudah hanyut dan tenggelam selama lima hari," tutur Mayor Eko Purnama.
Ia menjelaskan bahwa jasad ditemukan 7 Km dari lokasi kejadian di Curug Kembar, Desa dan Kecamatan Megamendung. Andini merupakan korban hanyut yang keempat, dimana sebelumnya tiga rekannya mengalami naas yang sama dan ditemukan pada Rabu malam lalu. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

