Lima Mahasiswa UPI Jurusan PGPAUD Melaksanakan PPLSP di PG dan TK Daarut Tauhiid

Lima orang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) melakukan Praktik Pengalaman Lapangan Satuan Pendidikan (PPLSP) di PG dan TK Daarut Tauhiid (DT).

Lima Mahasiswa UPI Jurusan PGPAUD Melaksanakan PPLSP di PG dan TK Daarut Tauhiid
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Lima orang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) melakukan Praktik Pengalaman Lapangan Satuan Pendidikan (PPLSP) di PG dan TK Daarut Tauhiid (DT).

Kelima orang itu adalah Anugrah Nur Hidayatulloh, Tsani Ishlahul Karimah, Shofia Nur Azizah Pratiwi, Nenden Nurfita, dan Dita Amalia Dwiningrum.

"PPLSP itu program dari pihak kampus untuk mahasiswa yang mengambil studi bidang pendidikan atau pengajar. Kami sekelompok memilih PG dan TK DT yang mana setiap orang ini didampingi oleh satu guru pamong PG dan TK DT dari kelas A dan B," ujar Anugrah, Selasa (2/2/2021).

Dia memaparkan bahwa di minggu pertama, seluruh mahasiswa didampingi guru utama. Misalnya, perkenalan dengan anak-anaknya, video call, zoom meeting, atau membuat video perkenalan kepada anak-anak.

Setelah memasuki bulan kedua, mahasiswa ini mulai di lepas oleh guru utama yakni guru pamong. Selaku mahasiswa yang sudah melakukan PPLSP, langsung mengajar kepada anak-anak dan memberikan materi-materi di setiap pertemuannya, baik itu melalui video call atau video pembelajaran yang di upload melalui Youtube.

"Seminggu itu kami melakukan dua kali video call, satu kali pemberian video pembelajaran dan di Kamis dan Jumat itu pembelajaran agama, baik itu membaca Iqro dan pembekalan agama yang lainnya," kata Anugrah.

Selain pembelajaran kelas, ada juga kegiatan lainnya, salah satunya adalah panggung ceria, dimana anak-anak yang hadir bukan hanya dari PG dan TK DT saja, tapi untuk anak-anak umum pun ada.

"Kami selaku mahasiswa PPLSP memberi kesempatan untuk mengembangkan kegiatan tersebut. Waktu acara panggung ceria, anak-anak melalui daring, kemudian mahasiswanya datang ke sekolah," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tujuan dari PPLSP ini untuk pengenalan bagi mahasiswa melihat bagaimana situasi langsung dilapangan seperti apa. Misalnya untuk mengajarnya, menambah pengalaman, jam terbang ketika mengajar, mengembangkan dan mempraktikan ilmu yang sudah didapatkan di kampus.

"Jadi dari guru-gurunya pun menilai sudah sampai sejauh mana pengalaman kami dan kualitas dalam mengajar itu seperti apa, dari guru pamong dan koordinator," ucapnya.

Selain itu, Kepala PG dan TK DT Ade Karwati menambahkan bahwa pihaknya senang dengan adanya sejumlah mahasiswa UPI yang melakukan PPLSP di PG dan TK DT.

"Alhamdulillah dua tahun terakhir ini kita mendapatkan tawaran mitra untuk edukasi para akademisi ini di satu semester. Walaupun memang persemester itu kalau untuk kegiatan PPLSP durasi waktunya 3 bulan, namun kalau dari UPI persemester programnya," ujar Ade.

Dia mengatakan para mahasiswa tentunya belajar bagaimana menjadi seorang guru, walaupun di masa pandemi seperti sekarang ini, pembelajaran bersifat online atau belajar di rumah (BDR), namun para guru dilibatkan dalam pendampingan anak-anak disetiap kelas atau kelompok kecil.

"Di kita kan ada empat kelas. Semua mahasiswa itu di mendampingi PG kelompok masing-masing, jadi setiap kelas itu ada kelompok kecil mendampingi PG guru yang sudah diberikan tugas dari sekolah dan mereka mengikuti dalam tugas kesehariannya," imbuhnya.

Dia berharap pihak manajemen ingin berusaha betul-betul mahasiswi ini selain mendampingi anak-anak belajar dirumah, tapi mengembangkan bakat dan minatnya didalam organisasi di sekolah. (Okky Adiana)


Editor : Bsafaat