Lompat dari Lantai 3, Warga Karawang Korban TPPO di Kamboja Kembali ke Indonesia
Seorang warga Karawang, Jajat Sudrajat (33) akhirnya bisa kembali ke Karawang setelah menjadi korban tindak pidana pedagangan orang (TPPO) di Kamboja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Seorang warga Karawang, Jajat Sudrajat (33) akhirnya bisa kembali ke Karawang setelah menjadi korban tindak pidana pedagangan orang (TPPO) di Kamboja.
korban berhasil pulang setelah sebelumnya kabur dengan meloncat dari lantai 3 kantor tempatnya bekerja di Kamboja. Upaya pemulangan korban sempat alot karena pihak perusahaan mencari keberadaan korban.
Jajat mengaku bisa berhasil pulang ke Indonesia setelah nekat melompat dari lantai 3 kantor tempatnya bekerja. Setelah kabur dari kantornya dia diselamatkan warga dan sembunyi dari kejaran pihak perusahaan.
"Saya diselamatkan orang sana karena mengalami patah tulang sehingga harus menggunakan kursi roda. Selama penyembuhan itu saya sembunyi dari kejaran perusahaan," kata Jajat, Senin (15/6/2026).
Usai pulih, ia berjuang agar bisa pulang ke Indonesia. Namun, proses kepulangannya ke Indonesia juga sempat alot karena pihak perusahaan tidak mau dirinya pulang ke Indonesia.
"Alhamdulilah banyak pihak yang membantu saya sehingga saya bisa pulang ke Indonesia. Satu bulan lamanya saya berjuang agar bisa pulang," katanya.
Jajat pun menceritakan jika dirinya ke Kamboja karena mendapat tawaran kerja dari temannya sebagai karyawan di restoran dengan gaji besar. Namun, setelah dia berangkat ke Kamboja ternyata bukan sebagai karyawan restoran tapi malah dipaksa jadi online scammer atau pelaku penipuan daring.
"Saya dipaksa bekerja sebagai online scammer jika tidak mau saya disiksa. Gaji yang saya dapatkan juga minim hanya sekitar Rp2 jutaan," katanya.
Menurut Jajat tekanan kerja sangat berat sehingga dia tidak sanggup lagi untuk bertahan. Karena sudah tidak mampu lagi Jajat nekat untuk kabur dari kantor. Namun satu-satunya cara untuk kabur hanya melompat dari kantor di lantai 3.
"Tidak ada jalan kabur selain melompat dari lantai 3. Akhirnya saya lompat dan tidak bisa bangun lagi. Ada orang yang menolong saya," katanya.
Dia bisa kembali ke Tanah Air setelah KBRI, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang, Baznas hingga anggota DPR RI Komisi IX Cellica Nurrachadiana ikut membantu kepulangannya.
Cellica mengatakan, keberhasilan pemulangan Jajat merupakan hasil kolaborasi banyak pihak yang bergerak membantu korban hingga dapat pulang ke Indonesia.
Meski sempat terkendala namun berkat kerja keras semua pihak akhirnya Jajat dapat kembali ke kampung halamannya.
"Semua pihak kerja keras agar korban bisa dipulangkan. Alhamdulilah akhirnya kita bisa membawa kembali korban pulang ke rumah," kata Cellica.
Editor : Doni Ramdhani


