Longsor Putus Akses Jalan Provinsi di Garut Selatan

Longsor menerjang Jalan Raya Provinsi Betulan Curug Citalegong, Kampung Sawah Jeruk RT 05 RW 02, Desa Sukamulya Kecamatan Talegong, Kamis (4/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

Longsor Putus Akses Jalan Provinsi di Garut Selatan
Longsor menerjang Jalan Raya Provinsi Betulan Curug Citalegong, Kamis (4/4) malam WIB
INILAH, Garut- Longsor menerjang Jalan Raya Provinsi Betulan Curug Citalegong, Kampung Sawah Jeruk RT 05 RW 02, Desa Sukamulya Kecamatan Talegong, Kamis (4/4) sekitar pukul 21.00 WIB.
 
Alhasil, jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Cisewu-Caringin Selatan Garut dengan Pangalengan,itu pun sempat terputus total selama semalaman. Tak ada kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintasinya.
 
Jalur jalan baru mulai dapat dilintasi kendaraan roda dua  keesokan harinya, Jum'at (5/4/2019), setelah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Talegong bersama warga dibantu petugas Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jabar bergotong royong membersihkan badan jalan dari material longsor.
 
Pada siang harinya, jalur jalan tersebut kembali dapat dibuka, dan dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.  Namun begitu, para pengendara dihimbau berhati-hati melintasinya karena kondisi jalan masih licin, serta mewaspadai kemungkinan terjadi longsor susulan.
 
Menurut Camat Talegong Caca Rifa'i, tidak ada korban jiwa maupun luka pada peristiwa longsor tersebut. Akan tetapi, sebuah warung milik Ujang Rosiman warga setempat sebagian bangunannya mengalami rusak ringan terkena material longsor.
 
"Memang lintasan ruas jalan di wilayah selatan Garut termasuk Talegong ini rawan terjadi longsor karena topografinya yang berbukit-bukit. Apalagi pada musim hujan dengan intensitas hujan tinggi seperti sekarang. Makanya, setiap pengendara hendaknya selalu hati-hati, dan waspada melintasi jalur di wilayah selatan Garut ini," kata Caca. 
 
Peristiwa longsor mengakibatkan terputusnya ruas jalan yang ada di wilayah Talegong sendiri bukan kali ini saja terjadi pada 2019 ini. Terlebih longsoran kecil. 
 
Sebelumnya sejumlah perisitwa serupa menyebabkan terputusnya akses jalan raya juga terjadi. Seperti longsor di Blok Cibubuay Nanggewer Desa Sukamulya pada 7 Februari 2019.


Editor : inilahkoran