Malam Mencekam di Cipacing, Saksi Ungkap Kronologi Dede Dianiaya Hingga Tewas

 Kasus pembunuhan yang menewaskan Dede Ruskandi (48) di Desa Cipacing, Sabtu 17 November 2025 malam WIB menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar.

Malam Mencekam di Cipacing, Saksi Ungkap Kronologi Dede Dianiaya Hingga Tewas
 Kasus pembunuhan yang menewaskan Dede Ruskandi (48) di Desa Cipacing, Sabtu 17 November 2025 malam WIB menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar.

inilahbandung.com -  Kasus pembunuhan yang menewaskan Dede Ruskandi (48) di Desa Cipacing, Sabtu 17 November 2025 malam WIB menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar.

Setidaknya, ada dua orang warga yang menjadi saksi aksi brutal pelaku berinisial IP (45) yang tanpa ampun menghabisi Dede hingga tewas.

Saksi kedua menyatakan bahwa ia mendengar keributan dari rumah korban sekitar pukul 22.00 WIB. Ketika mengecek, ia melihat pelaku sedang mencekik korban. 

Saksi sempat memperingatkan pelaku untuk menghentikan aksinya, namun pelaku justru menantangnya. Karena takut, saksi memilih menjauh dan menghubungi ketua RW untuk meminta bantuan.

Saksi ketiga yang menerima informasi dari saksi kedua langsung menuju lokasi. Saat ia tiba, korban sudah tergeletak tak bernyawa. Pelaku masih berada di sekitar lokasi dan sempat menantang saksi tersebut. 

Karena khawatir menjadi sasaran berikutnya, saksi memilih mundur dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak desa serta Polsek Jatinangor.

Hasil pemeriksaan awal dari Tim Inafis Sat Reskrim Polres Sumedang dan Puskesmas UPTD Jatinangor menunjukkan korban mengalami luka tusuk di dada serta luka sayat pada leher. 

Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk kepentingan autopsi, sementara kepolisian terus mendalami keterangan saksi untuk mengungkap motif lengkap kasus ini.

"Untuk terduga pelaku, saat ini sudah diamankan," ujar Kapolsek Jatinangor, Kompol Roger Thomas, saat dihubungi, Senin (17/11/2025).***


Editor : Bsafaat