Malut United Komitmen Gunakan Pelatih Lokal dan Junjung Keberagaman Jelang Liga 1 2025-2026

Menatap Liga 1 musim 2025-2026 yang akan dimulai pada Agustus mendatang, manajemen Malut United menegaskan komitmen mereka untuk tetap menggunakan jasa pelatih lokal.

Malut United Komitmen Gunakan Pelatih Lokal dan Junjung Keberagaman Jelang Liga 1 2025-2026
Malut United Komitmen Gunakan Pelatih Lokal dan Junjung Keberagaman Jelang Liga 1 2025-2026

INILAHKORAN, Bandung – Menatap Liga 1 musim 2025-2026 yang akan dimulai pada Agustus mendatang, manajemen Malut United menegaskan komitmen mereka untuk tetap menggunakan jasa Pelatih Lokal.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penghargaan terhadap potensi anak bangsa sekaligus upaya membangun sepak bola nasional dari daerah.

"Kami berkomitmen menggunakan jasa Pelatih Lokal bersama-sama Malut United di Liga 1 akan akan berlangsung pada Agustus 2025 mendatang," ujar Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, dikutip dari ANTARA.

Sejumlah nama Pelatih Lokal mulai mencuat sebagai kandidat pengganti Imran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tumena. Beberapa di antaranya adalah pelatih senior seperti Rahmad Darmawan, Indra Sjafrie, Direktur Teknik PSBS Biak Emral Abus, serta Jacksen F. Tiago.

Namun, keputusan final soal pelatih baru akan diumumkan usai pemusatan latihan (training center) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2025 di Yogyakarta.

Selain itu, Malut United juga menaruh perhatian besar pada pembinaan pemain muda lokal. Lima pemain jebolan Elite Pro Academy (EPA) dipastikan akan bergabung bersama tim senior.

Salah satu yang mendapat sorotan adalah Taufik Rustam, pemain muda potensial yang disebut-sebut sebagai pilar masa depan klub kebanggaan Maluku Utara tersebut.

Menanggapi isu miring soal dugaan adanya "pemain titipan" dalam perekrutan, Asghar menepis kabar tersebut dengan tegas.

"Semua kewenangan teknis ada di pelatih dan direktur teknik. Kami tidak campur tangan soal siapa yang direkrut atau dimainkan. Kalau ada yang bilang pemain titipan manajemen, itu tidak benar," tegasnya.

Menariknya, manajemen Malut United juga menunjukkan kepedulian terhadap keberagaman dan spiritualitas pemain. Klub memberikan kesempatan ibadah bagi para pemain berdasarkan keyakinannya masing-masing.

Pemain beragama Islam akan diberangkatkan umrah, sementara pemain Nasrani diberi kesempatan untuk berziarah ke Yerusalem.

Dari sisi penguatan skuad, Malut United telah mengonfirmasi dua nama pemain asing yang akan memperkuat tim musim depan: Chechu Meneses, gelandang serang asal Spanyol, serta Wbeymar Angulo, gelandang bertahan yang musim lalu dinilai membawa dampak positif dalam permainan maupun atmosfer tim.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan