Masih Cemar Ringan, Bey Machmudin Bakal Panggil Industri di Kawasan DAS Citarum

status Sungai Citarum yang masih cemar ringan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku bakal memanggil industri atau pengusaha yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam waktu dekat.

Masih Cemar Ringan, Bey Machmudin Bakal Panggil Industri di Kawasan DAS Citarum

INILAHKORAN, Bandung - Lantaran status Sungai Citarum yang masih cemar ringan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku bakal memanggil industri atau pengusaha yang berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam waktu dekat.

Tujuannya kata Bey Machmudin, yakni meminta dukungan melalui bantuan CSR guna mengakselerasi normalisasi Sungai Citarum

Terlebih Program Citarum Harum yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum oleh Presiden Joko Widodo, akan berakhir pada 2025 kelak.

Baca Juga : Sekda Herman Ajak Kabupaten dan Kota di Cekungan Bandung Bahu-membahu Lestarikan Sungai Citarum

"Akan dikumpulkan industri yang ada di DAS Citarum, kita akan sarankan menggunakan CSR mereka," ujar Bey Machmudin usai rapat pimpinan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 21 Juni 2024.

Dia juga meminta, penggunaan dana CSR harus dilakukan secara hati-hati dan bila perlu dapat melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sepanjang prosesnya, supaya anggaran tersebut dapat tepat guna.

"Sehingga berapa yang diperoleh dan peruntukannya betul-betul dikawal sampai pelaksanaannya," imbuhnya.

Baca Juga : Sekda Herman Suryatman Sambut Baik Kerja Sama dengan BRIN Tangani "Stunting"

Sementara mengenai sampah di Sungai Citarum, Bey Machmudin mengungkapkan telah ada usulan untuk menggunakan jaring di tiap desa. 

Halaman :


Editor : Ahmad Sayuti