Masih Dituding Gubernur Konten, Dedi Mulyadi Paparkan Hasil 9 Bulan Menjabat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai tudingan sejumlah pihak yang menyebut dirinya hanya sebagai 'gubernur konten kreator'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai tudingan sejumlah pihak yang menyebut dirinya hanya sebagai 'gubernur konten kreator'.
Dedi menilai, kemampuan dirinya dalam mengelola media sosial justru berdampak positif bagi masyarakat dan efisiensi penggunaan anggaran pemerintah.
“Tidak mesti marah atau emosional ketika ada yang mengatakan saya sebagai konten kreator,” kata Dedi di Gedung Sate, Rabu 5 November 2025.
Menurutnya, pengelolaan media sosial yang baik menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi kebijakan publik dan aktivitas pemerintahan tanpa harus bergantung pada biaya besar untuk kerja sama media, buzzer, atau influencer.
“Saya mengalihkan anggaran untuk kerja sama media, membayar buzzer dan influencer untuk kepentingan belanja masyarakat,” jelasnya.
Dedi kemudian membeberkan berbagai capaian kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama lebih dari sembilan bulan dirinya menjabat. Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan berhasil ditingkatkan secara signifikan.
“Tahun ini Pemprov Jabar berhasil membangun jalan sepanjang 664 kilometer, ada 14.259 titik yang kini diterangi oleh Penerangan Jalan Umum (PJU),” ungkapnya.
Selain itu, Pemprov Jabar juga melakukan normalisasi sungai sepanjang hampir 14 kilometer, serta menyalurkan hampir 100.000 sambungan listrik gratis bagi warga miskin.
“Kita juga bisa menormalisasi sungai sepanjang hampir 14 KM, kemudian kita juga bisa melakukan pengadaan satuan sambungan listrik untuk rakyat miskin, rakyat miskin bisa mendapat sambungan listrik gratis sebanyak hampir 100.000 satuan sambungan,” tuturnya.
Tak berhenti di situ, Dedi mencatat 1.270 rumah tidak layak huni telah diperbaiki, 12 sekolah baru dan 764 kelas baru telah dibangun, serta 150 ruang kelas diperbaiki di seluruh Jawa Barat.
“Bersama sejumlah bupati wali kota di Jabar, pihaknya juga berhasil mengansuransikan hampir 1 juta orang lebih,” ujarnya.
Di sektor pelayanan publik, Pemprov Jabar berhasil menyelesaikan sekitar 1.500 pengaduan masyarakat, dan menyalurkan beasiswa bagi 3.500 anak.
“Kita bisa memberikan beasiswa untuk baju, beasiswa sekolah gratis untuk anak-anak kita sebanyak 3.500 orang anak. Tentunya seluruh rangkaian ini diraih dengan kerja keras kita bersama,” papar Dedi.
Dedi menegaskan, dirinya tidak akan terpengaruh oleh sindiran atau cibiran yang dialamatkan kepadanya. Sebaliknya, kritik dianggap sebagai pengingat agar dirinya tetap rendah hati dan fokus bekerja untuk rakyat.
“Dan kita anggap berbagai sindiran, nyinyiran, atau kritik yang dialamatkan pada saya sebagai obat agar saya tidak jumawa, terus mawas diri dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti


