Melirik Perkebunan Melon Made Fresh di Kota Bogor yang Bisa Bikin Pandangan Mata Kembali Segar

Kota Bogor mempunyai satu lagi potensi untuk mendatangkan wisatawan. Kali ini potensi perkebunan Melon Made Fresh di Jalan Paving, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Melirik Perkebunan Melon Made Fresh di Kota Bogor yang Bisa Bikin Pandangan Mata Kembali Segar
Di Melon Made Fresh, pengunjung yang datang ke Kota Bogor bisa menikmati sensasi memetik buah melon langsung dari pohonnya. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi tentang jenis-jenis melon dan proses penanaman hingga perawatan sampai masuk pada masa panen. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Kota Bogor mempunyai satu lagi potensi untuk mendatangkan wisatawan. Kali ini potensi perkebunan Melon Made Fresh di Jalan Paving, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Di Melon Made Fresh, pengunjung yang datang ke Kota Bogor bisa menikmati sensasi memetik buah melon langsung dari pohonnya. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi tentang jenis-jenis melon dan proses penanaman hingga perawatan sampai masuk pada masa panen.

"Ini pertanian yang intensif, pertanian menggunakan green house lahan yang digunakannya optimal, baik luasan dan tingginya. Sistem di Melon Made Fresh ini menggunakan hidroponik sehingga hasil yang dihasilkannya lebih banyak daripada ditanam secara konvensional di lahan terbuka," kata Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah.

Dengan teknologi yang dimanfaatkan itu, di Melon Made Fresh ini mulai dari pembenihan, penyemaian sampai proses tanam hingga panen ini dilakukan secara baik. Perawatannya pun menggunakan teknik tertentu sehingga kualitas buahnya relatif baik.

Syarifah memaparkan, dirinya juga membeli beberapa buah melon yang langsung dipetik dari pohonnya. Keberadaan Melon Made Fresh ini bukan hanya menjadi model pertanian kekinian, tapi juga mendatangkan kunjungan wisata yang bisa menjadi agro edu wisata bagi masyarakat.

Sementara itu, pengelola Melon Made Fresh Anni Nuraini mengatakan perkebunan ini berdiri sekitar 2020 yang diawali dengan membangun satu buah green house berukuran kurang lebih 600 meter.

"Setelah berjalan kemudian bertambah satu greenhouse lagi. Jadi kami memiliki 2 green house yang sekarang diisi sekitar 2.100 pohon melon dari jenis melon, yakni Hamigua, Rangipo, Golden Emerald," tuturnya .

Anni memaparkan, Melon Made Fresh bergerak dalam bisnis dan transformasi industri pertanian di Indonesia menggunakan konsep 100 persen fresh, 100 persen hidroponik, dan 100 persen healthy. Memiliki visi dalam menyediakan produk dan komoditas pertanian yang berkualitas bagi konsumen lokal maupun mancanegara.

"Melon jenis Hamigua memiliki tekstur Crunchy dengan bobot kurang lebih satu kilogram dengan ukuran manis (Brix) > 14 persen, Rangipo memiliki tekstur Juicy dengan bobot kurang lebih satu kilogram dengan brix 14 persen dan Golden Emerald tekstur Juicy dengan bibit satu kilogram dan brix 12 hingga 15 persen," jelasnya.

"Tiga jenis melon itu ditanam dalam dua green house yang berbeda dan diatur proses panennya, jadi yang biasanya masuk waktu panen itu selang waktu kosongnya tiga bulan. Dengan adanya greenhouse ini hanya satu atau dua bulan, jadi waktu panen pertama ke panen berikutnya lebih cepat," terang Anni.

Anni menjelaskan, proses penanaman dimulai dari bibit menggunakan rockwool, kemudian setelah tumbuh beberapa sentimeter dengan daun yang sudah melebar kemudian dipindahkan ke polyback. Setiap satu polyback hanya diisi dua pohon dan hanya difokuskan satu buah untuk satu pohon untuk hasil yang berkualitas. Sehingga setelah pohon tumbuh bunga dan buah, maka akan ada tahap seleksi. 

"Selanjutnya buah yang berkualitas akan dibiarkan tumbuh dan buah lainnya akan dilakukan pruning. Buah hasil budidaya Melon Made Fresh ini pun sudah dipasarkan di supermarket dan dijual secara langsung kepada customer melalui agrowisata kunjungan ke kebun," jelasnya.

"Sekarang made fresh kami kembangkan menjadi destinasi jadi sekarang 75 persen sudah langsung dijual dari kebun ke pembeli. Karena memang potensi pertanian perkotaan di Kota Bogor ini pasarnya sangat baik," ujarnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani