Sebelum pembersihan tim gabungan yang dipimpin Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota
Bogor mengawali dengan apel di Tugu Kujang, Kecamatan
Bogor Tengah.
Penjabat (Pj) Wali Kota
Bogor, Hery Antasari mengatakan, bahwa pembersihan
APK ini menjadi tugas semua pihak untuk kembali menciptakan Kota
Bogor yang tertib, bersih dan kondusif seperti sedia kala. Bahwa pembersihan ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya Pemerintah Kota (Pemkot)
Bogor, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan harus ikut peduli dan bertanggung jawab untuk membersihkan.
"Kepada camat, lurah, kepala OPD, sampai ke tingkat RW, tolong disosialisasikan dan disampaikan agar semua ikut membersihkan
APK berupa baliho, spanduk, dan stiker, termasuk stiker yang menempel di tiang, tembok, pos, pagar, maupun angkot," ungkap Hery.
Hery menegaskan, kepada petugas yang melakukan pembersihan agar teliti sehingga tidak ada yang tertinggal atau terlewat karena hal tersebut dapat menimbulkan tafsir-tafsir dan polemik yang tidak diinginkan.
"Oleh karenanya, kami mengharapkan mari bersama-sama menciptakan kota ini kembali tertib dan bersih, yang menjadi tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Hery menjelaskan, kepada semua LO dan relawan pasangan calon, dirinya meminta agar berkontribusi aktif dalam partisipasi dan inisiatif untuk ikut membersihkan. Namun, ia mengingatkan agar saat melakukan pembersihan, para sukarelawan atau LO dari paslon tidak menggunakan kaos ataupun atribut dari paslon yang bisa ditafsirkan sebagai kegiatan kampanye.
"Kami harapkan ini bisa dilakukan bersama sambil menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita semua kembali guyub," jelas Hery.
Sementara itu, Ketua KPU Kota
Bogor, Muhammad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, bahwa pembersihan
APK menandakan bahwa masa kampanye pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota
Bogor telah selesai.
"Sehingga tidak ada lagi kampanye dalam bentuk apa pun. Seluruh
APK juga dibersihkan di seluruh Kota
Bogor, termasuk di wilayah-wilayah," ungkapnya.
Habibi pun mengimbau kepada seluruh paslon beserta timnya dan para relawan agar tidak lagi melaksanakan kampanye dalam bentuk apa pun.
"Karena sudah cukup kampanye di dua bulan kemarin, mudah-mudahan efektif untuk seluruh pasangan calon," pungkasnya.