Mengapa Jisoo Lebih Fokus Solo di Asia Tidak Terlalu Terjun ke Barat Seperti 3 Member BLACKPINK Lainnya?
Jisoo berbeda dari tiga member BLACKPINK lainnya yang fokus ke hiburan Barat, namun sang idola fokus di wilayah Asia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dari semua member BLACKPINK, hanya Jisoo yang terlihat kurang memiliki jadwal di wilayah Barat.
Di mana Jennie, Lisa, dan Rose telah melesat ke kancah musik internasional dengan album solo dan tampil di berbagai acara mode dan musik global, Jisoo berdiri sebagai pengecualian yang menonjol.
Arah kariernya pasca-YG mencerminkan kepergian yang disengaja dari dorongan internasional grup, mengukir jalan yang berakar pada K-Pop dan keterlibatan penggemar Asia.
Setelah menyelesaikan Tur Dunia Born Pink mereka di Seoul pada September 2023, BLACKPINK menjadi berita utama bukan hanya karena musik mereka tetapi juga karena perubahan karier yang strategis.
BLACKPINK telah memperbarui kontrak grup dengan YG Entertainment tetapi melepaskan manajemen individu di bawah label tersebut.
Jennie, Lisa, dan Jisoo mendirikan perusahaan mereka sendiri, sementara Rose bergabung dengan The Black Label milik Teddy.
Di tingkat internasional, masing-masing member BLACKPINK menandatangani kontrak dengan label rekaman besar AS.
Lisa dengan RCA Records, Jennie dengan Columbia, Rose dengan Atlantic, dan Jisoo dengan Warner Records.
Sejak itu, Rose merilis lagu hit global besar 'APT' yang menampilkan Bruno Mars, menduduki peringkat #8 di Billboard Hot 100 dan mengumpulkan 1,5 miliar penayangan di YouTube.
Lisa membuat gebrakan dengan konsep 'alter ego' dan album solo perdananya, 'Alter Ego', sementara Jennie merilis 'RUBY', yang mendapat rating 7.1 dari Pitchfork.
Penampilan trio ini di Coachella 2025 (penampilan solo Jennie dan Lisa dan Rose sebagai pendukung) dan kehadiran mereka di Met Gala 2025 mengukuhkan tempat mereka di sirkuit hiburan Barat.
Namun ada satu nama yang hilang dari semua kesuksesan member BLACKPINK di Barat ini, yaitu member tertua Jisoo.
Sementara rekan-rekannya berlomba-lomba menjadi pusat perhatian dunia, Jisoo memilih jalan yang berbeda.
Dengan mendirikan agensinya sendiri, BLISSOO, dia mengumumkan komitmennya untuk menampilkan "berbagai sisi" dirinya, terutama dengan memberikan fokus yang lebih besar pada dunia akting.
Pada bulan Februari 2025, Jisoo merilis EP solo pertamanya 'Amortage', yang menampilkan empat lagu, dua di antaranya 'Earthquake' dan 'Tears', berbahasa Korea.
Musiknya mempertahankan identitas K-Pop yang kuat, dengan penampilan koreografi dan tidak ada kolaborasi internasional, selain dari aktor Cha Seung Won yang membintangi MV 'Earthquake'.
Tidak seperti rekan satu grupnya, yang lebih menyukai festival internasional dan tur pers Barat, Jisoo lebih mengutamakan format K-Pop.
Jisoo lebih menyukai promosi acara musik mingguan, lirik berbahasa Korea, dan kampanye yang berpusat pada penggemar.
Tur fan meeting Love , Lights, Action! di tujuh kota Asia merupakan bukti dari visi ini.
Jisoo membawakan campuran lagu solo baru dan lama, termasuk 'Flower' dan 'All Eyes On Me', dia memprioritaskan keterlibatan penggemar yang intim daripada pertunjukan di tempat yang besar.
Dengan total hampir 100.000 pengunjung, tur tersebut menunjukkan daya tahannya di kawasan tersebut.
Ketidakhadiran Jisoo di acara global seperti Coachella dan Met Gala bukan karena kurangnya kesempatan, dia memiliki kualifikasi, terutama sebagai duta global Dior.
Sebaliknya, fokusnya tetap pada Asia, yang ditonjolkan oleh karyanya di K-drama dan promosi regional.
Faktor-faktor seperti keterbatasan kefasihan berbahasa Inggris dan keterampilan yang lebih berkaitan dengan visual daripada vokal atau rap kemungkinan memengaruhi keputusannya untuk memprioritaskan kegiatan domestik.
Daripada mengejar sorotan global, Jisoo secara strategis mengandalkan kekuatannya dan memperkuat posisinya dalam dunia hiburan Korea.
Ketidakhadirannya dari sorotan internasional bukanlah sebuah kekurangan, melainkan sebuah pilihan.
Dan dalam industri K-Pop, di mana pembaruan terus terjadi, jalan Jisoo yang mantap mungkin terbukti sama kuatnya dalam jangka panjang.***
Editor : Irma Nurfajri


