Miliki 19 Ribu Agen Mumpuni, Solusi Digital Infomedia Kuasai Pangsa Pasar 38 Persen BPO 

Infomedia bertransformasi menjadi penyedia solusi digital. Teknologi canggih seperti AI dan otomatisasi proses robotik dimanfaatkan secara optimal untuk garap pasar BPO negeri ini.

Miliki 19 Ribu Agen Mumpuni, Solusi Digital Infomedia Kuasai Pangsa Pasar 38 Persen BPO 
Direktur Marketing & Sales Infomedia Sujito mengatakan, tuntutan bagi para pelaku bisnis saat ini sudah semakin ketat. Seluruh industri menghadapi tantangan seperti solusi digital perubahan lanskap persaingan dalam bisnis, perubahan perilaku dan harapan konsumen hingga perubahan regulasi BPO. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Infomedia bertransformasi menjadi penyedia solusi digital. Teknologi canggih seperti AI dan otomatisasi proses robotik dimanfaatkan secara optimal untuk garap pasar BPO negeri ini.

PT Infomedia Nusantara sebagai subsidiary PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) saat ini memperkuat posisinya di pasar dengan menangkap kebutuhan solusi digital perusahaan serta mengedepankan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan robotik sebagai solusi digital pada pengelolaan proses bisnis perusahaan yang dikenal dengan Business Process Outsourcing (BPO).

Direktur Marketing & Sales Infomedia Sujito mengatakan, tuntutan bagi para pelaku bisnis saat ini sudah semakin ketat. Seluruh industri menghadapi tantangan seperti solusi digital perubahan lanskap persaingan dalam bisnis, perubahan perilaku dan harapan konsumen hingga perubahan regulasi BPO

Lantaran hal itu, upaya untuk terus bertransformasi dan berinovasi merupakan strategi dasar Infomedia dalam memberikan pengalaman yang selangkah lebih depan serta secara bersamaan membantu mendorong pertumbuhan bisnis pelanggan.

“Untuk bisnis BPO ini, kita masih menjadi market leader. Pangsa pasar yang dikuasai Infomedia saat ini sebesar 38%. Transformasi yang kita lakukan sejalan dengan CRM (customer relationship management),” kata Sujito di Bandung, Rabu 29 November 2023. 

Dia menyebutkan, sejauh ini Infomedia melayani sebanyak 680 klien. Untuk memberikan CRM itu, sebanyak 19 ribu agen sumber daya manusia mumpuni siap menjawab kebutuhan pasar, melakukan efisiensi, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan secara bersamaan.

“Ke depan, kita akan fokus melayani klien dari tiga segmen yaitu enterprise, pemerintahan, dan UKM. Sejumlah perusahaan yang menjadi klien sejauh ini yakni darei Himbara (Pehimpunan Bank-bank Negara), BUMN, kementerian, Garuda Indonesia, Prodia, dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Sebagai penyedia BPO digital terkemuka, tata kelola yang baik merupakan unsur yang sangat penting, beragam kebijakan dan praktik dilakukan untuk menjamin keamanan data pelanggan serta kepatuhan terhadap standar kualitas tinggi, dan praktik etis. Untuk itu, seluruh layanan yang tersedia bagi pelanggan didukung ISO 27001:201, ISO 37001:2016, dan ISO 9001:2015. 

“Dengan menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan, kami memastikan operasional layanan telah sesuai standar dan mampu engakomodir kebutuhan pelanggan secara lebih komprehensif lagi,” imbuhnya.

Sedangkan, Direktur Solution and Business Development Infomedia Andri Wibawanto menjelaskan dengan mengintegrasikan AI dan robotic process automation (RPA) ke dalam shared service operation pihaknya membantu perusahaan mengotomatisasi tugas yang berulang, meningkatkan akurasi, dan membebaskan karyawan untuk fokus pada aktivitas yang lebih strategis.

“Sistem yang kita kembangkan ini bisa memberikan efisiensi bisnis sebesar 30% yang didapatkan para klien. BPO ini sejalan dengan bisnis customer experince oriented,” ujarnya. 

Menurutnya, dalam lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat dan dinamis, perusahaan terus mencari cara untuk menjawab kebutuhan pasar, melakukan efisiensi, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan secara bersamaan. Salah satu cara mencapai tujuan ini yaitu melalui penggunaan teknologi canggih seperti AI dan otomatisasi proses robotik untuk mengoptimalkan manajemen hubungan pelanggan dan operasi layanan bersama.

Tak jarang, perusahaan melakukan investasi pada teknologi dan infrastruktur yang tanpa disadari telah menelan biaya cukup besar namun dengan dampak yang tidak signifikan pada bisnis.

Infomedia menangkap kebutuhan tersebut dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital sebagai sebuah bentuk transformasi di dalam perusahaan pelanggan. Layanan pelanggan sebagai front-end perusahaan telah masuk ke generasi berikutnya melalui penerapan AI dengan pemanfaatan machine learning yang terimplementasi dalam setiap interaksi yang terjadi bersama dengan pelanggan. 

Keberadaan platform omnichannel OmniX milik Infomedia diakuinya mampu mengorkestrasi seluruh kanal komunikasi menjadi sebuah alur layanan pelanggan yang mengusung seamless interaction bagi end-user. Kemampuan platform OmniX yang didukung AI dan big data yang dimiliki dapat mengidentifikasi pola dan tren, memprediksi perilaku pelanggan, dan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi.

“Hal ini memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan mereka serta menyesuaikan produk dan layanan serta memberikan insight bagi perusahaan dalam menentukan arah langkah bisnis selanjutnya,” ujarnya.*** (dnr)


Editor : Doni Ramdhani