Miris, Kebun Teh Beralih Fungsi, Kampung Ini Dilanda Banjir Bandang

Puluhan tahun tinggal di Kampung Pensiunan Rt 01 Rw 01 Desa Tugu Selatan, Cisarua. Yati (58 tahun) baru kalin ini mengalami banjir bandang.

Miris, Kebun Teh Beralih Fungsi, Kampung Ini Dilanda Banjir Bandang
Puluhan tahun tinggal di Kampung Pensiunan Rt 01 Rw 01 Desa Tugu Selatan, Cisarua. Yati (58 tahun) baru kalin ini mengalami banjir bandang.

INILAHKORAN, Bogor - Puluhan tahun tinggal di kampung pensiunan Rt 01 Rw 01 Desa Tugu Selatan, Cisarua. Yati (58 tahun) baru kalin ini mengalami banjir bandang.

banjir bandang menimpa warga kampung pensiunan, pada Senin malam kemarin, di saat warga melaksanakan sholat taraweh.

"Dari dulu hujan sebesar apapun, kampung kami tak pernah kebanjiran, paling hanya genangan. Sejak kebun teh beralih fungsi menjadi objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, baru kemarin kampung pensiunan diterjang banjir bandang," kata Yati kepada wartawan, Rabu, 5 Maret 2025.

Yati menuturkan bahwa kebun teh dulu menjadi serapan air dari sumber air Cikamasan, kini serapan itu berganti menjadi bangunen mewah dan megah.

"Dulu kan ada serapan, kini air langsung mengalir ke bawah lokasi objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, yang terdekat kampung pensiunan," tutur Yati.

Ibu lima orang anak itu menambahkan, akibat bencana alam banjir bandang 3 hari lalu, 119 keluarga atau rumah terdampak. Dimana 10 unit rumah diantaranya mengalami rusak parah.

Banyak alat-alat elektronik, seperti televisi, kulkas, mesin cuci, rice cooker lalu kasur, lemari pakaian dan motor yang rusak.

Tak hanya itu, 23 ekor domba milik warga kampung pensiunan hanyut terbawa banjir bandang.

"Anak-anak kami pun tidak bisa bekerja sejak kejadian, karena sibuk bersih-bersih rumah dari tanah lumpur yang masuk kedalam rumah," tambahnya. 


Editor : JakaPermana