Mitigasi Gempa, BPBD Kota Bandung Sasar Sekolah Dasar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana, khususnya gempa bumi kepada siswa sekolah dasar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana, khususnya gempa bumi kepada siswa sekolah dasar.
Kepala Bpbd kota bandung, Didi Ruswandi mengatakan, pentingnya edukasi dini agar anak-anak memahami langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi.
"Kalau di SD itu, kalau terjadi gempa, yang harus dilakukan pertama adalah drop atau merunduk. Setelah itu, lindungi kepala dan leher karena itu bagian paling fatal jika terkena benturan," kata Didi Ruswandi pada Kamis 31 Juli 2025.
Menurutnya, jika tidak tersedia pelindung khusus. Siswa bisa menggunakan tangan, tas atau buku untuk menutupi kepala. Setelah itu, mereka diarahkan untuk berlindung di bawah meja dan memeganginya agar tetap stabil selama gempa berlangsung.
Bila tidak ada meja, siswa bisa memanfaatkan kursi yang dibalik atau berlindung di sudut ruangan yang kokoh.
Semua langkah tersebut, lanjut Didi, diajarkan dalam simulasi yang dilakukan secara berkala di berbagai sekolah. Ia menyebut dalam dua tahun terakhir, anak-anak sudah mulai memahami prosedur dasar evakuasi gempa melalui pendekatan yang ringan dan interaktif.
"Anak-anak sekarang sudah tahu kalau ada gempa harus bagaimana. Memang belum pasti semua paham, tapi kita terus tingkatkan edukasinya," ucapnya.
Ia menambahkan, prinsip evakuasi tetap sama meski besar kecilnya dampak gempa bisa berbeda tergantung magnitudo.
Pihaknya berharap, upaya tersebut dapat membentuk budaya siaga bencana sejak dini di kalangan pelajar guna meminimalkan risiko saat bencana benar-benar terjadi.
"Semakin besar magnitudonya, makin besar juga potensi kerusakannya. Itu yang harus terus diantisipasi," ujar dia. *
Editor : Ahmad Sayuti

