MUJ dan SEA Teken MoU di WJIS 2024, Gelar Pelatihan Kelola Energi Jawa Barat

PT Migas Utama Jabar (MUJ) teken MoU atau nota kesepahaman dengan Subang Energi Abadi (SEA), dalam menggelar pelatihan terkait pengelolaan energi di Jabar, pada gelaran West Java Investment Summit (WIJS) 202

MUJ dan SEA Teken MoU di WJIS 2024, Gelar Pelatihan Kelola Energi Jawa Barat
PT Migas Utama Jabar (MUJ) teken MoU atau nota kesepahaman dengan Subang Energi Abadi (SEA), dalam menggelar pelatihan terkait pengelolaan energi di Jabar, pada gelaran West Java Investment Summit (WIJS) 202

INILAHKORAN, Bandung - PT Migas Utama Jabar (MUJ) teken MoU atau nota kesepahaman dengan Subang Energi Abadi (SEA), dalam menggelar pelatihan terkait pengelolaan energi di Jabar, pada gelaran West Java Investment Summit (WIJS) 2024 di Trans Convention Hall, Kota Bandung, Kamis 19 September 2024.

Kerjasama antara BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BUMD Pemerintah Kabupaten Subang ini, dalam rangka meningkatkan kapasitas terkait energi.

Direktur Teknik dan Operasi PT MUJ Muhamad Sani menuturkan, pelatihan atau training center (TC) ini sangat penting dilakukan, khususnya bagi BUMD dalam menyerap participating interest (PI) sebesar 10 persen yang wajib ditawarkan kontraktor pada BUMD atau BUMN pada wilayah kerja minyak dan gas bumi.

Apalagi keterlibatan daerah dalam pengelolaan WK migas melalui PI 10 perden memberikan banyak manfaat. Antara lain, memberikan keuntungan atau profit bagi BUMD yang akan menambah pendapatan daerah. Selain itu, memberikan pengetahuan, pengalaman BUMD dalam pengelolaan blok migas sebagai kontraktor.

Maka dari itu diharapkan, dengan hadirnya lini usaha dari PT MUJ berupa manajemen energi yakni TC, mampu membantu BUMD lainnya dalam menyerap PI.

"Fasilitasnya selain kelas, juga ada area praktikum secara langsung. Baik itu hulu migas di Pabuaran, kemudian hilir migas kita punya SNG Plant di Subang," kata Sani.

Dibukanya sektor manajemen energi berupa training center ini kata dia, akan memudahkan BUMD. Sebab tidak harus jauh-jauh menjalani pelatihan ke PPSDM Cepu, Jawa Tengah.

Satu paket pelatihan yang diikuti maksimal 20 orang ini lanjut dia, akan mempelajari mengenai menjalani bisnis SNG Plant dan K3LL industri migas, dimana pengajarnya dari para praktisi ahli dan PPSDM.

"Selama ini yang resmi di PPSDM Cepu. Kita sudah kerjasama untuk membawa itu ke Subang. Artinya, walaupun dilakukan di Subang atau Bandung, sertifikatnya dari PPSDM Migas Cepu," ujarnya.

Tidak hanya itu, PT MUJ kata Sani juga berencana akan membuka kelas jangka panjang yakni satu tahun, dalam pengelolaan energi.

"Sekolah, bukan hanya kursus. Sifatnya jangka panjang. Kita jalankan BUMD pemegang PI 10 persen kita bekali dengan training ini. Ke depannya ke industri kita buka. Seluruh Indonesia bisa. Bahkan ada kelas kita siapkan untuk ekspat (ekspatriat) yang mau belajar soal migas di Indonesia," imbuhnya.

Sani berharap, hadirnya sektor usaha PT MUJ berupa pelatihan atau training center manajemen energi, dapat membantu BUMD lainnya.

"Ada konsultasi juga. Karena banyak BUMD baru yang terima PI, tapi enggak bisa (menyerapnya). Ini harus kita sharing," tandasnya. ***


Editor : Bsafaat