Mulai Hari Ini Jalan OCBD Bisa Dilintasi Masyarakat dan Truk Kontainer

Akses OCBD ini sebagai pengurai kepadatan Jalan Raya Jakarta-Bogor, sehingga bisa dilintasi masyarakat hingga kendaraan bertonase berat atau truk kontainer.

Mulai Hari Ini Jalan OCBD Bisa Dilintasi Masyarakat dan Truk Kontainer

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melaksanakan pembukaan akses langsung TOl BORR via akses One Central Business District (OCBD) di jalan Kaum Sari No.1, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu 12 Maret 2025. 

akses OCBD ini sebagai pengurai kepadatan jalan Raya Jakarta-Bogor, sehingga bisa dilintasi masyarakat hingga kendaraan bertonase berat atau truk kontainer.

"Baik, ini salah satu solusi terbaik. Selama ini di daerah Kedung Halang Talang itu, kalau ada kendaraan dengan tonase yang berat dan dengan kontainer kadang mentok, jadi ini sebetulnya salah satu langkah alternatif akses ini bisa dilalui," ungkap Dedie kepada wartawan.

Dedie melanjutkan, karena secara teknis kita tidak bisa meninggikan talang, sebabnya diatas talang itu ada aliran sungai Cibagolo. Tadi selain kepadatan bisa diurai, tetapi untuk alternatif bagi kendaraan angkutan logistik dan lainnya. 

"Nah, ini (masyarakat  dan kendaraan bertonase berat) bisa melalui akses jalan OCBD ini, kemudian tentunya kedepan, ini tidak hanya off ramp TOl BORR saja tapi on ramp harus dipikirkan," tegas Dedie.

Dedie menjelaskan, karena begitu off ramp dan on ramp ini bisa diselesaikan, itu tadi pengembangan wilayah bisa lebih terasa. 

"Peningkatan ekonomi masyarakat bisa lebih terasa. Begitu juga cluster yang selama ini bisa menjadi tempat penjualan OCBD bisa meningkat," jelasnya.

Sementara itu, Vice Chief Executive Office PT. Olympic Bangun Persada (OBD), Imelda Fransisca menuturkan, ini hari baik tanggal 12 Maret 2025 di bulan suci Ramadan, ini adalah inisiasi dari Pemkot Bogor. Tentunya pihaknya selaku swasta harus berkolaborasi dan mendukung. 

"Tentunya sebagai pengembang lokal Kota Bogor, ingin Kota Bogor menjadi maju terbentuk infrasturktur nya juga terbentuk komunitas yang kami bangun disini," tuturnya.

Imelda memaparkan, panjang untuk akses 1,5 kilometer kurang lebih, yang bisa menikmati jalan ini adalah warga sekitar tinggal disini dan pengguna jalan Raya Bogor-Jakarta. Ketika pagi jalan Raya Bogor-Jakarta macet dan ini bisa alternatif jalan untuk pemecahan kemacetan atau kepadatan dari wilayah Cibinong mungkin dari Sentul ke arah sini.

"Nah, yang mau masuk tol ketika padat, bisa lewat akses baru ini. Bisa terpecah dan terurai, nanti ada akses jalan Panduraya yang bisa mempermudah akses tembus sampai ke wilayah Summarecon sana," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti