Muscab Gapensi Cirebon 2026 Menghangat, Nama Haji Baban Muncul sebagai Calon Ketua

Menjelang Muscab Gapensi Kabupaten Cirebon 2026, Ketua Gapensi Dadang Juanda mendorong Haji Baban maju sebagai calon ketua.

Muscab Gapensi Cirebon 2026 Menghangat, Nama Haji Baban Muncul sebagai Calon Ketua
Ketua Gapensi Kabupaten Cirebon, Dadang Juanda, berharap pemilihan ketua Gapensi akhir tahun nanti berlangsung kondusif sehingga soliditas organisasi tetap terjaga. /Istimewa

INILAHKORAN.ID-Bursa calon ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Cirebon mulai menghangat menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) 2026. Nama Haji Baban menjadi salah satu figur yang didorong untuk maju memimpin organisasi pada periode 2026–2031.

Ketua Gapensi Kabupaten Cirebon Dadang Juanda mengaku secara pribadi berharap Haji Baban bersedia mencalonkan diri dalam Muscab yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Menurut Dadang, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai siapa saja yang akan maju sebagai kandidat ketua. Namun, ia menilai Haji Baban memiliki pengalaman dan jaringan yang dapat menjadi modal penting bagi organisasi.

"Haji Baban merupakan mantan birokrat yang memiliki banyak akses, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun hingga pemerintah pusat. Itu menjadi salah satu alasan saya berharap beliau memimpin Gapensi," ujar Dadang, Selasa (21/7/2026).

Selain latar belakang sebagai mantan birokrat, Dadang menyebut Haji Baban telah cukup lama berkecimpung di dunia jasa konstruksi setelah pensiun dari pemerintahan.

"Beliau juga sudah cukup lama berkecimpung di dunia konstruksi setelah pensiun dari birokrasi, sehingga saya menilai layak memimpin Gapensi," katanya.

Dadang juga mengungkapkan, Haji Baban memiliki komitmen untuk mendukung keberlangsungan organisasi. Jika terpilih menjadi ketua, Haji Baban disebut siap menyumbangkan 50 persen keuntungan proyek yang dimilikinya untuk mendukung kegiatan Gapensi.

Meski demikian, Dadang menegaskan seluruh anggota memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Gapensi. Apabila terdapat lebih dari satu kandidat, pemilihan akan dilakukan melalui mekanisme voting oleh seluruh anggota yang memiliki hak suara.

Ia berharap Muscab dapat menghasilkan pemimpin secara aklamasi agar organisasi tetap solid dan tidak terjadi perpecahan di internal.

"Harapan saya pemilihan bisa berlangsung secara aklamasi sehingga setelah Muscab organisasi tetap kondusif dan solid," ujarnya.

Proses Demokratis Dinilai Tetap Penting

Sementara itu, seorang sumber di lingkungan Gapensi Kabupaten Cirebon menilai dukungan Dadang kepada Haji Baban merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, kepemimpinan organisasi tidak cukup dinilai dari pengalaman maupun jaringan yang dimiliki.

Ia menyebut belum tentu Haji Baban mampu membawa Gapensi Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik dibanding kepemimpinan Dadang Juanda selama ini. Karena itu, proses pemilihan diharapkan tetap berlangsung secara demokratis agar anggota dapat menentukan pilihan berdasarkan kapasitas, integritas, dan program kerja setiap calon.

"Belum tentu Haji Baban bisa membawa Gapensi lebih baik dari kepemimpinan Haji Dadang. Biarkan anggota yang menilai melalui proses demokratis," ujarnya.

Sumber lain juga menyebut waktu pelaksanaan Muscab yang masih beberapa bulan lagi membuka peluang bagi anggota lain untuk mempertimbangkan maju sebagai calon ketua.

Berdasarkan data Gapensi Kabupaten Cirebon, organisasi tersebut saat ini memiliki sekitar 100 anggota, yang seluruhnya memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua Gapensi periode 2026–2031.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan maju sebagai calon ketua, Haji Baban belum memberikan tanggapan maupun penjelasan terkait visi dan misinya untuk memimpin organisasi jasa konstruksi terbesar di Kabupaten Cirebon tersebut.***


Editor : JakaPermana