Mustofa Minta Pemkab Cirebon Cari Solusi Keluhan Masyarakat Soal Penanganan Sampah dan Jalan Rusak
Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Mustofa meminta Pemkab Cirebon mencari solusi keluhan masyarakat soal penanganan sampah dan jalan rusak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon- Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Mustofa minta Pemkab Cirebon segera mencari solusi terkait banyaknya keluhan masyarakat soal penanganan sampah dan jalan rusak.
Mustofa menjelaskan, keluhan masyarakat soal penanganan sampah dan jalan rusak mendominasi aspirasi masyarakat.
Menurut Mustofa, dalam setiap kegiatan reses DPRD, keluhan soal penanganan sampah dan jalan rusak selalu menjadi muncul ke permukaan, khususnya masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Aneh! Lima Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Masuk Data Penerima Bansos
Hal tersebut disampaikan Mustofa usai melaksanakan kegiatan reses, Kamis 25 November 2021.
Menurut Mustofa, pekerjaan rumah (PR) pemerintah Kabupaten Cirebon masih banyak. Terbukti banyaknya persoalan yang dikeluhkan masyarakat, utamanya soal penanganan sampah dan jalan rusak.
"Pemerintah harus bisa hadir ditengah masyarakat. Memberi solusi dengan berbagai upaya. Pemerintah juga harus bisa memetakan masalah dan kebutuhan yang ada di masyarakat," kata Mustofa.
Baca Juga: Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon
Khususnya, lanjut Mustofa, yakni yang berkaitan dengan kebutuhan umum. Seperti, prioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak.
Mustofa meminta, PUTR harus memberikan jalan yang mulus. Disamping itu, tidak membahayakan pengguna jalan dengan kondisi jalan berlubang.
"Ini yang kerap kali disoal masyarakat. Kemudian, Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum merata. Ini juga sangat dibutuhkan saat malam hari," ujar Mustofa yang tercatat sebagai Politisi PDI Perjuangan ini.
Baca Juga: Aroma Korupsi 'Menyengat', Kantor PG Rajawali II Cirebon 8 Jam Digeledah Kejati
Menurut Mustofa, ruas jalan Kabupaten Cirebon masih banyak yang gelap gulita. Lebih lanjut, Ketua Fraksi PDI sedangkan yang paling banyak disentil masyarakat selain dua poin tadi, adalah banjir. Masalajnya, banyak sebab yang mengakibatkan banjir.
"Tidak pernah dilakukan normalisasi sungai. Kemudian akibat di atas saluran air banyak didirikan bangunan liar. Bahkan di bibir sungai. Yang seperti ini harus ditindak oleh pemerintah daerah," ungkap Mustofa
Mustofa menambahkan, dari hasil reses yang dilakukan dirinya juga muncul persoalan sampah yang menumpuk di mana-mana.
Baca Juga: Jangan Main Belakang Lagi Ya, Open Bidding Pejabat Eselon II Kabupaten Cirebon Diawasi KPK
Kondisi darurat sampah akunya, sampai saat ini belum bisa diperbaiki oleh Pemkab Cirebon. Hal itu karena keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang baru belum ada.
"Penanganan masalah sampah itu harus super ekstra. Peran serta masyarakat juga sangat besar. Saya tidak menyalahkan siapapun. Tapi keinginan Pemkab Cirebon dalam menangani darurat sampah, juga harus diwujudkan," pungkas Mustofa.*** (Maman Suharman)
Editor : inilahkoran

